Tiga Strategi Pemprov NTT Percepat Bantuan Gempa
- 25 Agt 2026 19:12 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemprov Nusa Tenggara Timur menyiapkan tiga mekanisme untuk mempercepat distribusi bantuan kepada korban gempa Flores. Kebijakan tersebut ditempuh karena keterbatasan relawan masih menjadi tantangan dalam menjangkau sejumlah wilayah terpencil.
Mekanisme pertama dilakukan dengan melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang memiliki kendaraan roda dua. Sepeda motor, termasuk kendaraan trail, digunakan untuk membawa bantuan menuju wilayah yang sulit dijangkau kendaraan biasa.
Mekanisme kedua memanfaatkan jasa ojek dan kendaraan pick up milik masyarakat setempat yang memahami medan. Biaya distribusi melalui cara tersebut akan ditanggung BNPB sesuai kesepakatan yang telah dilakukan.
“Kalau bisa, kita pakai ojek ataupun pikap. Nanti yang bayar BNPB dan sudah sepakat BNPB akan bayar kalau memang itu dilakukan,” ucap Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam Rapat Paripurna ke-85 Masa Persidangan III DPRD Provinsi NTT, Senin 24 Agustus 2026. Menurutnya, warga setempat lebih memahami jalur menuju kampung-kampung terpencil sehingga distribusi bantuan dapat berlangsung lebih efektif.
Mekanisme ketiga menggunakan sistem “ambil dulu, bayar kemudian” dengan dukungan sistem akuntansi keuangan yang telah disiapkan pemerintah. Kebijakan tersebut memastikan kebutuhan dasar masyarakat tidak tertunda hanya karena bantuan pemerintah belum tiba.
“Tidak boleh ada warga yang tidak bisa makan, tidak bisa minum, tidak bisa tidur dengan baik hanya karena pemerintah belum sampai,” ujar Gubernur. Mekanisme tersebut telah mulai diterapkan di Nagekeo dan Ngada sebelum diperluas ke wilayah terdampak lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....