Manfaat Daun Andong Yang Jarang Diketahui
- 25 Jan 2024 19:58 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Pasti anda pernah melihat daun andong, ya tanaman yang satu ini sering dijumpai di pekarangan dan taman-taman. Warna daunnya yang merah dan cantik, selalu berhasil mencuri perhatian banyak orang. Selain dimanfaatkan sebagai tanaman hias daun andong juga dimanfaatkan untuk upacara keagamaan serta campuran ramuan obat tradisional di berbagai daerah.
Tanaman ini tumbuh subur di Asia Tenggara, Malenesia, Samudra Hindia hingga Plinesia. Maka, tidak mengherankan jika tanaman ini memiliki julukan yang berbeda-beda di setiap negara seperti good luck plant, ti plant, cabbage palm, mak pu mak mia, bloddracena, anjiluwang, sawang, ai buru, dan yang lain sebagainya. Bahkan di Indonesia, dilansir dari Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tahun 2017 tentang Formularium Obat Herbal Asli Indonesia, daun andong atau Cordyline fruticosa (Linn) memiliki sebutan yang berbeda di beberapa daerah.
Beberapa sebutan daun andong tersebut, di antaranya adalah:
- Sumatera: disebut bak juang (Aceh) atau linjuang (Batak)
- Jawa: disebut hanjuang (Sunda), atau kayu urip (Madura)
- Bali : disebut endong
- Kalimantan: disebut renjuang (Dayak)
- Nusa Tenggara: disebut endong
- Sulawesi: disebut tabango (Gorontalo), palili (Makassar), panjureng (Bugis)
- Maluku: disebut weluga (Ambon)
Kandungan Daun Andong
Daun bernama lain hanjuang ini juga bisa dikonsumsi dan dimakan untuk pengobatan dan menyembuhkan penyakit tertentu.
Daun andong memiliki rasa manis, hambar, dan bersifat menyejukkan.
Beberapa kandungan kimia yang diyakini terkandung daun ini, khususnya daun andong merah, di antaranya:
- Saponin
- Tanin
- Flavonoid
- Steroid
- Polifenol
- Polisakarida
- Kalsium oksalat
- Zat besi
Tanaman hias ini termasuk dalam jenis tanaman perdu bercabang dengan kemampuan tumbuh hingga 2-4 meter. Rantingnya terdapat bekas daun yang rontok sehingga bentuknya menyerupai cincin. Sedangkan pada bagian ujung daunnya berbentuk spiral dengan helai daun berwarna hijau kemerahan atau hijau muda bergaris. Tanaman ini memiliki beberapa variasi warna sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperindah halaman rumah. Di antara warna daun andong yang populer dan dijumpai di Indonesia adalah warna kuning dan hijau. Tanaman ini memiliki segudang manfaat untuk kesehatan lho, Yuk, simak penjelasan mengenai manfaat daun andong berikut ini:
Manfaat Daun Andong
Daun andong memiliki manfaat yang beragam di berbagai daerah. Secara umum, daun andong dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias atau pun pagar rumah. Namun, di beberapa daerah daun andong diartikan sebagai sesuatu yang memiliki nilai mistis. Misalnya, pada masyarakat Sunda diyakini bahwa tanaman andong sebagai sawen tulak bala atau penolak berbagai gangguan kekuatan gaib dan wabah penyakit.
Sementara itu, pada masyarakat Bali, daun ini digunakan untuk keperluan upacara munar lembur. Selain itu, daun andong juga digunakan sebagai ramuan obat tradisional. Meski demikian, di antara jenis daun andong, yang berwarna merahlah yang sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Hal ini dipengaruhi oleh keberadaan jenis daun andong merah yang lebih mudah ditemui di berbagai daerah di Indonesia.
Bagian yang digunakan dan dimanfaatkan meliputi seluruh bagian tumbuhan. Mulai dari bunga, daun, hingga akar dapat digunakan sebagai ramuan obat tradisional. Secara umum, prosedur yang digunakan dalam memanfaatkan daun andong sebagai obat, yaitu dengan mengeringkannya terlebih dahulu. Kemudian, direbus dengan air dan seduhan airnya ini yang akan diminum untuk mengobati berbagai penyakit. Dikutip dari buku 262 Tumbuhan Obat dan Khasiatnya (2013) yang ditulis oleh Drs. H. Arief Hariana, daun andong memiliki beberapa manfaat, di antaranya:
- Sebagai obat kencing berdarah.
- Mampu mencegah keguguran serta darah haid yang terlalu banyak.
- Nyeri lambung dan ulu hati.
- TBC (tuberkolosis).
- Terlambat haid.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....