Bekam, Tradisi Lama Solusi Baru

  • 13 Nov 2025 20:23 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Bekam adalah teknik pengobatan kuno yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu, di mana darah dikeluarkan menggunakan kop. Dalam Islam, bekam juga merupakan salah satu sunah Rasulullah. Hal tersebut disampaikan oleh Tigor Abdurrahman Tomi, S.Kep.,NS.,M.Kep dalam Mozaik Indonesia Pro1 Tarakan.

Tigor mengatakan bahwa dahulu bekam identik dengan orang tua yang baru pulang berkebun dan menggunakan alat sederhana (seperti tanduk kerbau) yang kurang higienis. Saat ini, bekam bertransformasi dengan menggunakan alat-alat modern yang terjamin higienis dan bahkan bisa disterilkan menggunakan alat khusus. Hal ini menghilangkan ketakutan akan penularan penyakit.

Tigor menjelaskan bahwa bekam tidak hanya berfungsi untuk merelaksasi atau mengatasi pegal-pegal. Berdasarkan hadis, bekam pada tengah tengkuk dipercaya dapat menjadi obat dari 72 macam penyakit diantaranya kolesterol tinggi, mengurangi hipertensi, nyeri dan bekam juga menjadi wasilah bagi pasangan yang sedang program hamil (promil) untuk mengupayakan kesuburan.

Bekam sudah berbasis keilmuan. Terdapat penelitian disertasu S3 yang membahas mekanisme penurunan kadar kolesterol akibat terapi bekam basah dan pengaruh bekam terhadap peningkatan sistem imun tubuh. Bekam dapat berjalan beriringan (integratif) dengan pengobatan konvensional (medis). Medis fokus pada diagnosis, sementara bekam fokus pada pencegahan, relaksasi, dan pengobatan sunah, sehingga hasilnya lebih holistik.

Tigor berharap bekam dapat terus menjadi warisan sehat nusantara yang diajarkan dengan sains, dijalankan dengan etika, dan diwariskan dengan profesionalisme. Ia berharap bekam menjadi simbol smart wellness yang tidak hanya bermanfaat untuk tubuh, tetapi juga untuk membekam stres dan pikiran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....