Sering Abaikan Sarapan Karena Takut Mulas? Coba ini

  • 27 Des 2024 10:22 WIB
  •  Tarakan

Tarakan, KBRN : Ibarat ingin berperang, seorang prajurit tentu harus menyiapkan amunisi sebelum terjun ke medan tempur. Demikian juga hal nya seseorang yang akan beraktivitas padat, sangat dianjurkan untuk tidak meninggalkan kebiasaan sarapan atau makan pagi sebelum bekerja. Namun ternyata tidak semua orang menerapkan kebiasaan baik ini.

Alasan yang paling menonjol adalah karena mereka mengaku kerap merasakan sensasi mulas dan berujung diare ketika nekat sarapan. Hal ini dianggap sangat mengganggu sehingga pada akhirnya mereka tidak sarapan pagi dan memilih makan ketika sudah menjelang waktu makan siang.Mengapa ada rasa mulas setelah sarapan? Dilansir dari berbagai sumber, berikut penyebabnya ;


Makanan mengandung lemak tinggi

Sakit perut setelah sarapan pagi dapat disebabkan oleh makanan tinggi lemak. Jika dikonsumsi untuk sarapan, makanan tinggi lemak dapat membuat perut tidak nyaman dan cenderung sakit perut.


Intoleransi makanan

Intoleransi makanan menjadi penyebab umum sakit perut setelah sarapan pagi. Biasanya kondisi ini bisa terjadi karena ada masalah pada sistem pencernaan. Misalnya, tidak mampu untuk mencerna gula atau protein tertentu yang terdapat dalam makanan. Contohnya, intoleransi laktosa. Ini bisa terjadi setelah anda minum susu saat sarapan.

Porsi makanan yang berlebih

Biasanya karena tidak makan atau kurang kenyang pada malam sebelumnya, seseorang mengambil porsi besar ketika sarapan. Porsi makanan yang banyak di pagi hari dengan kondisi perut yang kosong dapat membebani sistem pencernaan dan muncullah sakit perut.


Asam lambung

Memilih makanan berat bisa memicu sakit perut setelah sarapan. Karena pada saat bangun pagi hari kadar asam lambung akan mengalami peningkatan. Perut akan menghasilkan asam saat makan. Asam dari makanan akan terkolaborasi dengan asam lambung yang kemudian mengiritasi lapisan perut hingga bagian usus. Untuk menghindari hal tersebut, maka biasakan untuk meminum segelas air putih saat bangun tidur. Air putih membantu menetralkan asam, sehingga perut lebih siap untuk menerima makanan.


Alergi makanan

Alergi makanan berbeda halnya dengan intoleransi makanan. Orang yang mengalami reaksi alergi biasanya juga akan memicu gejala lain di tubuh misalnya seperti gatal, sesak nafas, dan juga bersin. Maka dari itu hindarilah asupan yang bisa menyebabkan reaksi alergi.


Lalu bagaimana agar secara perlahan anda bisa memulai kembali membiasakan diri sarapan pagi?. Simak tips berikut ini ;


- Bangun tidur lebih pagi, sarapan lebih pagi, agar bila ada rasa mulas dan ingin buang air besar (BAB) akan ada cukup waktu.

- Makan porsi kecil, tetapi lebih sering. Sarapan sedikit saja di pagi hari sebelum beraktivitas, lalu sekitar jam 10 pagi bisa morning break dengan jajanan yang sehat (misalnya pisang, roti lapis, apel).

- Berolahraga rutin tempo sedang dalam maksimal 200 menit dalam seminggu. Badan yang aktif bergerak mempengaruhi sistem pencernaan.

- Kurangi makanan berminyak, bersantan, goreng-gorengan, dan berlemak yang menyebabkan pengosongan lambung menjadi lebih lambat.

- Perbanyak konsumsi buah dan sayuran segar.

- Banyak minum air putih.

- Hindari alkohol, minuman berkafein, dan minuman berenergi. (RV)


Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....