Gunakan Teknologi Canggih, IKN Kelola Sampah Jadi Energi

  • 31 Des 2025 22:18 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Nusantara: Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengoperasikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berteknologi waste to energy untuk mendukung layanan dasar menjelang pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN). Fasilitas ini mampu mengelola hingga 74 ton sampah rumah tangga per hari dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan kota berkelanjutan.

TPST 1 yang berlokasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara dirancang sebagai pusat pengolahan sampah modern, mulai dari pemilahan, pengurangan kadar air, hingga pengolahan termal. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi percontohan nasional pengelolaan sampah berbasis energi.

Manajer PT Bina Karya selaku pengelola operasional TPST 1, Harun, mengatakan fasilitas tersebut mampu mengolah sampah hingga 2 x 30 ton per hari melalui dua bangunan utama, yakni bangunan pengolahan fisika dan bangunan pengolahan termal.

“TPST 1 dirancang untuk melayani kawasan KIPP dan sekitarnya. Sistem ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan energi melalui teknologi waste to energy,” ujar Harun saat ditemui di lokasi, Rabu (31/12/2025).

Ia menambahkan, fasilitas ini disiapkan untuk mengimbangi pertumbuhan hunian dan populasi di IKN, sekaligus menjadi model pengelolaan sampah ramah lingkungan yang dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Project Officer Direktorat Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan (PGKP) untuk Operasi dan Pemeliharaan TPST 1, Alifriyanto, menegaskan bahwa pengoperasian TPST juga memberi dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

“Selain menjaga lingkungan, TPST ini melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja. Kami berharap keberadaan fasilitas ini mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab,” ujarnya.

Berdasarkan Keputusan Kepala Otorita IKN, pengelolaan TPST berada di bawah Direktorat PGKP, sementara pelaksanaan operasional dilakukan oleh PT Bina Karya. Kehadiran TPST ini menjadi bagian dari komitmen Otorita IKN dalam menghadirkan layanan dasar yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Melalui penerapan teknologi waste to energy, Ibu Kota Nusantara menegaskan arah pembangunan kota masa depan yang bersih, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....