Rumah Nyaris Ambruk Akibat Longsor di Balikpapan Tengah
- 06 Sep 2025 15:26 WIB
- Samarinda
KBRN, Balikpapan: Sebuah rumah di kawasan Jalan Banjar RT 10, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, nyaris ambruk akibat longsor. Material longsoran juga menutup akses jalan pada Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 04.00 WITA, setelah warga mendengar suara gemuruh akibat hujan deras yang mengguyur Balikpapan selama dua hari.
Kasi Trantib Kelurahan Gunung Sari Ilir, Yusfa Djafar, mengatakan setelah menerima laporan pihaknya langsung berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Terpal telah dipasang oleh BPBD Kota Balikpapan bersama Dinas Sosial. “Kalau saya lihat di lapangan, siring dari kayu ini sudah lama, jadi agak patah. Ada pergerakan tanah yang terdorong dan dipengaruhi air hujan,” ucap Yusfa kepada rri.co.id.
Ia menjelaskan, bangunan di lokasi cukup padat sehingga rawan terjadi longsor. Jalan yang terdampak merupakan akses warga untuk dilalui kendaraan roda empat. Terdapat tiga kepala keluarga (KK) yang menempati rumah tersebut, terdiri dari dua penyewa dan satu pemilik rumah. Untuk sementara, para penyewa disarankan mencari tempat tinggal lain, sedangkan pemilik rumah diminta mengungsi ke rumah keluarga.
“Perlu dilakukan pengecekan ulang apakah lahan ini milik pribadi atau termasuk fasilitas umum, untuk memastikan bantuan yang akan diberikan. Jika lahan pribadi, maka pemilik rumah disarankan segera melakukan perbaikan sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Sari Ilir, Aiptu Denny Susanto, mengatakan pihaknya mendapat laporan dari anak pemilik rumah. “Sekitar pukul 04.30 WITA, padahal kejadian berlangsung pukul 04.00 WITA. Rizal, anak pemilik rumah, menceritakan awalnya mendengar suara seperti pohon tumbang. Setelah dicek, ternyata teras rumah bagian kiri sudah amblas ke bawah,” kata Denny.
Untuk saat ini, kata Denny, pemerintah kelurahan bersama BPBD Balikpapan dan Tagana hanya bisa mengevakuasi puing-puing untuk membersihkan akses jalan. “Sejatinya jalan ini biasa dilalui kendaraan roda empat, namun akibat longsor belum bisa dilewati. Terpal juga dipasang guna mengantisipasi pergerakan tanah lanjutan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....