Kebakaran Ijen Picu Okupansi Hotel Banyuwangi Turun 10 Persen

  • 16 Sep 2026 17:04 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Kebakaran hutan yang melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ijen mulai berdampak pada sektor pariwisata Banyuwangi, Jawa Timur. Sejumlah hotel di daerah tersebut mencatat penurunan tingkat okupansi sebesar 5 hingga 10 persen sejak TWA Ijen ditutup sementara.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Ainur Rofiq, mengatakan penurunan okupansi terjadi setelah kebakaran menyebabkan akses wisata ke Kawah Ijen dihentikan. Kawasan Ijen selama ini menjadi salah satu destinasi unggulan yang banyak menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Beberapa hotel mengalami penurunan sekitar 5 sampai 10 persen akibat kasus kebakaran ini,” kata Rofiq saat dikonfirmasi, Rabu, 16 September 2026.

Meski demikian, Rofiq menilai dampak tersebut tidak sepenuhnya mengurangi kunjungan wisata ke Banyuwangi. Wisatawan yang telah tiba di Banyuwangi memilih mengalihkan perjalanan ke destinasi wisata lain yang tetap beroperasi.

“Wisatawan yang sudah menjadwalkan berkunjung ke Banyuwangi dan sudah berada di Banyuwangi akhirnya mengalihkan destinasi,” ujar Rofiq.

Menurutnya, kondisi tersebut justru memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal lebih banyak objek wisata selain Kawah Ijen. Berbagai destinasi alam, pantai, hingga wisata budaya di Banyuwangi menjadi alternatif selama kawasan Ijen masih ditutup.

Sementara itu, TWA Kawah Ijen hingga Rabu, 16 September 2026, masih belum dibuka kembali karena proses pemulihan pascakebakaran masih berlangsung. Pembukaan jalur pendakian sepenuhnya menunggu hasil kajian dan rekomendasi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Pemerintah berharap kawasan Ijen dapat kembali dibuka dalam waktu dekat agar aktivitas pariwisata kembali normal. Pembukaan tersebut juga diharapkan mengembalikan mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada kawasan Ijen, mulai dari penambang belerang hingga pelaku jasa wisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....