Polres Bondowoso Amankan Pembuat Konten Truk Oleng

  • 02 Okt 2026 16:09 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso mengamankan dua remaja pelajar berinisial RF dan RS setelah membuat dan mengunggah konten aksi truk oleng di media sosial TikTok yang meresahkan masyarakat. Konten tersebut direkam di Jalur Trek Lurus Ijen, yang merupakan jalan umum dan dikenal sebagai salah satu jalur rawan kecelakaan lalu lintas.

Penindakan terhadap kedua remaja tersebut berawal dari laporan masyarakat yang disampaikan melalui pesan langsung atau direct message (DM) ke akun resmi Satlantas Polres Bondowoso.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kemudian melakukan pelacakan terhadap akun yang mengunggah video hingga berhasil mengidentifikasi kedua pelajar tersebut.

Keduanya selanjutnya dibawa ke Kantor Satlantas Polres Bondowoso untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, RF dan RS mengakui bahwa video aksi puluhan truk dan mobil bak terbuka yang melaju secara oleng tersebut dibuat di kawasan Jalur Trek Lurus Ijen.

Kasat Lantas Polres Bondowoso, AKP Heri Nugroho, mengatakan aksi tersebut dilakukan di jalan umum sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

"Berdasarkan pengakuan keduanya, seluruh video aksi puluhan truk dan mobil bak terbuka melaju oleng itu dibuat di jalur trek lurus Ijen," ujarnya, Jumat, 2 Oktober 2026.

Menurutnya, tindakan tersebut dapat membahayakan pengendara lain karena dilakukan di jalur lalu lintas umum. Oleh karena itu, kedua pelajar tersebut diberikan pembinaan oleh pihak kepolisian.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, RF dan RS juga membuat video pernyataan maaf secara terbuka kepada masyarakat. Keduanya menyampaikan permohonan maaf atas konten yang dibuat dan keresahan yang ditimbulkan akibat aksi tersebut.

Satlantas Polres Bondowoso mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak membuat maupun menyebarluaskan konten yang menampilkan aksi berbahaya di jalan raya karena dapat mendorong perilaku serupa dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....