Pemkab Jember Konsultasi ke BPS RI untuk Sinkronisasi Data Kemiskinan

  • 02 Okt 2026 13:57 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember berkonsultasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) RI untuk menyelaraskan data kemiskinan dengan berbagai program intervensi sosial yang dijalankan pemerintah daerah.

Konsultasi tersebut dilakukan jajaran Pemkab Jember di kantor BPS RI, Jakarta, Rabu, 30 September 2026. Pembahasan difokuskan pada teknis penyelarasan data serta pencatatan program penanggulangan kemiskinan agar dapat terintegrasi dengan sistem pendataan BPS.

Kepala Dinas Sosial Jember, Lingga Diputra, mengatakan sinkronisasi diperlukan karena sejumlah program intervensi yang dilakukan organisasi perangkat daerah belum seluruhnya tercatat dalam basis data statistik nasional.

“Kami berkonsultasi dan memohon arahan serta masukan dari BPS pusat. Tujuannya, agar berbagai program pengentasan kemiskinan yang tengah dijalankan Pemkab Jember dapat berjalan selaras dan terintegrasi dengan BPS,” ujarnya.

Menurut Lingga, program pengentasan kemiskinan di Jember dilakukan melalui dua pendekatan, yakni mengurangi beban pengeluaran masyarakat kurang mampu dan meningkatkan pendapatan kelompok masyarakat miskin yang masih produktif.

Salah satu program yang disebut telah berjalan adalah layanan Homecare. Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Jember juga mendapat informasi mengenai Sistem Informasi Pengelolaan Data Desa Terintegrasi (Singosari) milik BPS.

Sistem tersebut dapat digunakan untuk mencatat program intervensi sosial yang dilakukan oleh organisasi perangkat daerah.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial Jember akan mengajukan permohonan akses aplikasi tersebut melalui BPS Provinsi Jawa Timur.

Pemkab Jember berharap integrasi data dapat membuat seluruh program intervensi tercatat lebih akurat, sekaligus membantu pemerintah mengevaluasi dampak program terhadap penurunan angka kemiskinan.

"Dengan integrasi ini, seluruh intervensi yang disalurkan pemkab dapat terdata secara akurat, sehingga dampaknya benar-benar efektif menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Jember," katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....