ASDP Siapkan Empat Langkah Atasi Antrean Ketapang
- 01 Okt 2026 16:09 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan empat langkah untuk mengatasi antrean panjang kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Langkah tersebut meliputi percepatan pembangunan dermaga, penyediaan buffer zone, peningkatan kapasitas seluruh dermaga untuk kendaraan berat, serta pembangunan akses menuju dermaga Landing Craft Machine (LCM).
Direktur Teknik ASDP Nana Sutisna mengatakan langkah tersebut dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kamis, 1 Oktober 2026. ASDP mengakui antrean kendaraan masih kerap terjadi di jalur menuju Pelabuhan Ketapang.
“Memang tidak bisa ditutupi kondisi penyeberangan Ketapang-Gilimanuk sering terjadi antrean panjang,” kata Nana.
Langkah pertama yang dikebut adalah percepatan pembangunan dermaga yang saat ini masih berlangsung. ASDP menargetkan dermaga tersebut sudah dapat difungsikan pada periode Natal dan Tahun Baru untuk menambah kapasitas pelayanan saat terjadi lonjakan kendaraan.
“Pertama, kita akan percepatan pembangunan yang sekarang lagi dibangun. Nataru kita harus bisa difungsikan,” ujar Nana.
ASDP juga menyiapkan buffer zone untuk menampung kendaraan sebelum masuk kawasan pelabuhan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan di badan jalan ketika kapasitas pelabuhan telah penuh.
Langkah ketiga adalah meningkatkan kapasitas seluruh dermaga agar dapat melayani kendaraan angkutan berat. Saat ini, belum seluruh dermaga dapat digunakan oleh kendaraan dengan muatan besar.
“Sekarang hanya berapa dermaga yang bisa dilewati angkutan berat, nanti ke depan semua dermaga bisa dilalui kendaraan yang berkapasitas muatan berat,” kata Nana.
Langkah keempat berupa pembangunan akses penghubung dari Bulusan menuju dermaga LCM. Akses tersebut disiapkan untuk mendukung kelancaran pergerakan kendaraan menuju kawasan penyeberangan.
Di sisi operasional, Nana memastikan kapal milik ASDP tetap dipertahankan untuk memperkuat pelayanan lintasan Ketapang-Gilimanuk. Salah satunya melalui pengoperasian KMP Jatra 1.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendukung rencana tersebut, terutama pembangunan buffer zone di kawasan Terminal Ketapang. Area tersebut akan diperluas untuk menampung kendaraan yang mengantre sebelum masuk ke kawasan pelabuhan.
“Buffer zone kita dukung nanti ya, yaitu di Terminal Ketapang itu akan diperluas untuk buffer zone untuk parkirnya, untuk mengantisipasi kantong-kantong parkir sudah kita siapkan,” kata Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.
Selain buffer zone, Pemkab Banyuwangi juga menyiapkan optimalisasi sejumlah jalan alternatif di sekitar Ketapang. Langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan kepadatan lalu lintas dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....