Pasar Banyuwangi Kembali Beroperasi, 560 Pedagang Mulai Berjualan

  • 01 Okt 2026 14:52 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pasar Banyuwangi kembali beroperasi pada Kamis, 1 Oktober 2026, setelah selesai direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Sebanyak 560 pedagang mulai menempati lapak masing-masing, meski sebagian masih memindahkan barang dagangan dari lokasi pasar sementara di Gedung Wanita.

Sejumlah pedagang terlihat mulai melayani pembeli pada hari pertama pengoperasian kembali pasar. Aktivitas perdagangan berlangsung di lapak baru yang telah ditata setelah sebelumnya pedagang berjualan di lokasi relokasi selama proses revitalisasi.

Salah seorang pedagang bumbu dapur dan sayuran, Amania, 65 tahun, mengaku senang dapat kembali berjualan di Pasar Banyuwangi. Ia menyebut telah berjualan di pasar tersebut sejak 1983 dan berharap aktivitas perdagangan kembali ramai setelah pasar direvitalisasi.

“Alhamdulillah sudah bisa jualan lagi di sini, saya sudah sejak tahun 1983 berjualan di pasar ini. Semoga pasar yang baru ini bisa kembali ramai pembelinya,” ucap Amania, Kamis, 1 Oktober 2026.

Pedagang daging sapi, Ali Imran, juga mulai menempati lapak khusus di blok daging. Area tersebut dilengkapi fasilitas sanitasi dan saluran air bersih untuk mendukung aktivitas perdagangan.

“Tempatnya bersih, dan lebih terang. Insyaallah saya dan teman-teman akan ikut menjaga kebersihan tempat ini,” ujar Ali.

Pengoperasian kembali Pasar Banyuwangi ditandai dengan tasyakuran yang dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama ratusan pedagang. Dalam kesempatan tersebut, Ipuk mengapresiasi para pedagang yang mengikuti proses relokasi selama pembangunan pasar berlangsung.

“Selamat datang kembali di Pasar Banyuwangi. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran dan kerja sama bapak ibu sekalian dalam menjalani dan menunggu proses pembangunan pasar,” kata Ipuk.

Ipuk meminta para pedagang ikut menjaga kebersihan dan kerapian fasilitas pasar. Menurutnya, Pasar Banyuwangi tidak hanya menjadi pusat aktivitas jual beli, tetapi juga diproyeksikan sebagai salah satu destinasi wisata di pusat kota.

Pasar Banyuwangi kini memiliki bangunan dua lantai dengan konsep modern yang tetap mempertahankan unsur arsitektur heritage. Bangunan pasar juga terhubung dengan kawasan Asrama Inggrisan yang merupakan bangunan bersejarah di sekitar pasar.

Kedua kawasan tersebut dirancang menjadi satu kesatuan yang memadukan aktivitas ekonomi masyarakat dengan wisata heritage dan edukasi. Konsep tersebut diharapkan dapat menambah daya tarik Pasar Banyuwangi sekaligus meningkatkan kunjungan masyarakat.

“Pasar ini telah dibangun dengan konsep baru yang lebih modern, rapi dan nyaman. Mari kita jaga kebersihan dan kerapihan semua fasilitasnya agar pembeli semakin betah untuk berbelanja dan menjadi daya tarik wisata baru di pusat kota Banyuwangi,” ajak Ipuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....