ASDP Percepat Pemulihan Penyeberangan Lintasan Ketapang-Gilimanuk

  • 28 Sep 2026 18:14 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mempercepat pemulihan operasional layanan penyeberangan lintasan Ketapang–Gilimanuk, usai aksi sejumlah pengemudi truk di area pintu keluar Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang pada Sabtu, 26 September 2026 lalu.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyatakan bahwa saat ini seluruh unsur terkait, fokus melakukan percepatan pemulihan layanan dan penguraian antrean, dengan tetap menempatkan keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama.

“Setelah tercapainya kesepakatan bersama antara ASDP dan sopir truk, fokus kami adalah mempercepat normalisasi operasional dan mengurai antrean secara bertahap," ucap Heru Widodo, Senin, 28 September 2026.

Selain itu, ASDP juga mengoptimalkan kapasitas kapal yang tersedia, termasuk melalui percepatan siklus pelayanan kapal serta pengaturan muatan sesuai karakteristik dan kapasitas masing-masing kapal.

Diinformasikan sebelumnya, aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan sejumlah sopir truk pada Sabtu, 26 September 2026 di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, berlangsung mulai pukul 14:15 Wib berakhir sekitar pukul 20:00 Wib.

Melalui komunikasi dan mediasi bersama perwakilan pengemudi truk, ASDP bersama KSOP Tanjung Wangi, BPTD, KP3, GAPASDAP, INFA, asosiasi pengguna jasa penyeberangan, serta pemangku kepentingan terkait lainnya menyepakati sejumlah langkah untuk mempercepat pemulihan operasional dan menjaga kelancaran layanan penyeberangan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan distribusi kendaraan berdasarkan kapasitas dan karakteristik kapal yang beroperasi. Kendaraan dengan muatan di atas 30 ton diarahkan untuk dilayani melalui kapal-kapal LCM, dengan optimalisasi muatan sesuai kapasitas kapal, sementara kendaraan dengan muatan di bawah 30 ton diarahkan melalui kapal MB 1, 2, 3, dan 4.

Pengaturan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kapasitas kapal dan fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga distribusi kendaraan berlangsung lebih efektif dan tidak terkonsentrasi pada jenis kapal tertentu.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto menjelaskan bahwa ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan terkait juga terus mempercepat siklus pelayanan kapal, mulai dari proses sandar, pemuatan hingga keberangkatan, dengan tetap memperhatikan kondisi operasional dan standar keselamatan.

“Kuncinya adalah memastikan seluruh kapasitas yang tersedia dapat digunakan secara optimal. Pengaturan muatan dilakukan sesuai kapasitas kapal, sementara proses pelayanan kapal terus dipercepat melalui koordinasi yang semakin solid antara petugas, regulator, dan operator. Dengan langkah tersebut, antrean diharapkan dapat terus berkurang secara bertahap,” ucap Media.

ASDP juga terus berkoordinasi dengan asosiasi pelayaran untuk mengoptimalkan jumlah trip dan kapasitas angkut kapal. Sementara itu, asosiasi pengemudi turut berkomitmen mendukung kelancaran operasional dengan mengikuti arahan petugas terkait proses pemuatan kapal dan ketentuan operasional di kawasan pelabuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....