Sebanyak 764 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke 18 Dusun di Banyuwangi
- 01 Okt 2026 01:54 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menyalurkan sekitar 764 ribu liter air bersih ke 18 dusun yang terdampak kekeringan hingga 27 September 2026. Bantuan tersebut didistribusikan secara bertahap ke lima kecamatan, yakni Srono, Cluring, Tegaldlimo, Bangorejo, dan Pesanggaran.
Pendistribusian air bersih telah dilakukan sejak 22 Juli 2026 dan akan terus berlanjut selama status siaga kekeringan masih berlaku. Air tersebut digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk konsumsi serta mandi, cuci, kakus (MCK).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Partana, mengatakan musim kemarau di Banyuwangi telah berlangsung sejak Mei 2026. Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga sebagian wilayah Banyuwangi memasuki musim hujan pada Desember 2026.
“Berdasarkan rilis BMKG, awal musim hujan di Jawa Timur tidak terjadi secara bersamaan. Sebagian wilayah diprediksi mulai memasuki musim hujan pada November 2026, sedangkan wilayah lainnya baru menyusul pada Desember 2026, salah satunya Banyuwangi,” ujar Partana, Rabu 30 September 2026.
Menurut Partana, kemarau yang berlangsung cukup panjang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih. Pemkab Banyuwangi menetapkan status siaga kekeringan untuk memperkuat penanganan sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga di wilayah terdampak tetap terpenuhi.
“Pendistribusian air bersih terus kami lakukan hingga status siaga kekeringan selesai. Air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan mandi, cuci, kakus (MCK) warga,” ucap Partana.
Penanganan kekeringan juga melibatkan sejumlah pihak, salah satunya Kodim 0825 Banyuwangi. Kodim menyalurkan bantuan tujuh tangki atau sekitar 31 ribu liter air bersih kepada warga di Kecamatan Pesanggaran dan Tegaldlimo.
Pelepasan bantuan tersebut dilakukan Sekretaris Daerah Banyuwangi, Suyanto Waspotondo, bersama Kasdim 0825 Banyuwangi Mayor Kaveleri Suprapto di Kantor PUDAM Banyuwangi, Jumat, 25 September 2026. Bantuan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Bakti TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.
“Pendistribusian air ini dilakukan dalam rangka kegiatan Bakti TNI untuk memperingati HUT TNI,” ujar Suprapto.
Selain Kodim 0825 Banyuwangi, dukungan penanganan kekeringan juga datang dari BPBD Provinsi Jawa Timur, PMI Banyuwangi, Bank Jatim, dan PT Bumi Suksesindo (BSI). Seluruh pasokan air bersih yang didistribusikan kepada warga tersebut disuplai oleh PUDAM Banyuwangi.
Partana mengatakan dukungan lintas pihak membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama kemarau. Pemkab Banyuwangi akan melanjutkan distribusi air ke wilayah terdampak hingga kondisi kekeringan berakhir dan status siaga dicabut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....