Semarak Pawai Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan, Seni yang Ramah Bumi
- 29 Sep 2026 21:35 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember: Ribuan warga dari 15 Rukun Warga (RW) di kawasan Patrang Jember berkolaborasi dalam Pawai Kunang-Kunang Kebudayaan di sepanjang jalan Branjangan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Jember.
Pawai sepanjang sekitar 3 kilometer ini menjadi bagian dari Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan (PEKA) dengan semangat Seni yang Ramah Bumi.
PEKA membawa gagasan sederhana yakni mengembalikan jati diri karnaval sebagai perayaan kebudayaan, ruang bagi seni, tradisi, kreativitas warga, gotong royong, dan interaksi sosial; bukan semata-mata mengandalkan kemeriahan suara.

Pembina Rumah Budaya Nara Bestari, Hadi Poernomo sebagai penerima manfaat Dana Indonesia Raya Tahun 2025, mengatakan ingin mengembalikan karnaval kepada jati dirinya sebagai perayaan kebudayaan.
"Kemeriahan tidak harus bertumpu pada sound system. Yang perlu kita hidupkan adalah kreativitas warga, seni pertunjukan, tradisi, gotong royong, dan kebanggaan terhadap lingkungan.” ujarnya. Selasa 29 September 2026.
Pawai juga dirancang memberi dampak langsung bagi ekonomi masyarakat. Sepanjang rute 3 kilometer, warga dan pelaku UMKM mendapatkan ruang untuk berjualan dan berinteraksi dengan ribuan peserta serta penonton. Dengan demikian, festival budaya ikut menciptakan perputaran ekonomi lokal di sekitar lingkungan Rumah Budaya Nara Bestari, Patrang.
Hadi Poernomo menegaskan, Kunang-Kunang Kebudayaan menjadi simbol hubungan antara alam dan budaya. Kunang-kunang membutuhkan habitat yang terjaga; demikian pula kebudayaan membutuhkan lingkungan sosial dan ekologis yang sehat untuk tumbuh. Melalui PEKA, seni digunakan sebagai bahasa untuk mengajak masyarakat merawat bumi sekaligus merawat kebudayaan.
"Dari Bintoro, Jember, pesan itu dirayakan bersama. Kami hidupkan semangat untuk mengembalikan jati diri karnaval. Hidupkan budaya, gerakkan ekonomi warga, rawat bumi, jaga bumi, rawat budaya. Agar cahaya kunang-kunang tetap menyala dan generasi tetap punya cerita." tutur Hadi Poernomo penuh semangat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....