Festival Egrang Ke-14 Angkat Tema Harmoni dan Inklusi
- 04 Agt 2026 12:14 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Permainan tradisional egrang tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sarana efektif untuk melatih keseimbangan, kesabaran, serta membangun ruang bermain yang edukatif dan inklusif bagi anak-anak di Kabupaten Jember.
Persiapan perhelatan budaya Festival Egrang ke-14 yang mengusung tema "Wujudkan Harmoni dan Inklusi Melalui Permainan Tradisi" ini dibahas secara mendalam oleh RRI Jember melalui program siaran Obras (Obrolan Komunitas), Senin 3 Juli 2026. Dialog interaktif yang dipandu oleh Host Pro 1, Retno Palupi, tersebut menghadirkan pengelola Tanoker Ledokombo beserta Dinas Sosial P3A Kabupaten Jember.
Ketua Panitia Festival Egrang ke-14, Nurhadi, menjelaskan bahwa kegiatan yang diinisiasi sejak 14 tahun lalu ini secara khusus memfasilitasi anak-anak, terutama anak-anak buruh migran yang kurang mendapat pengasuhan intensif, agar memiliki lingkungan bermain yang positif.
"Egrang itu mengajarkan kepada kita soal keseimbangan. Bagaimana mereka berlatih dengan egrang karena banyak tantangan untuk menjaga keseimbangan. Anak-anak terfasilitasi arena bermain, bersosialisasi secara positif, dan terhindar dari hal yang tidak baik untuk psikologinya," ujar Ketua Panitia Festival Egrang ke-14, Nurhadi.
Nurhadi menambahkan, ajang yang mulanya berkonsep sederhana tersebut kini berkembang pesat menjadi promosi budaya tingkat nasional hingga internasional. Pada gelaran tahun 2026 ini, Festival Egrang turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian PPPA, Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, akademisi mancanegara, serta menghadirkan sajian musik interfaith (lintas iman) dari Banyuwangi. Perhelatan ini juga mengikutsertakan kelompok disabilitas, lansia, dan pelaku UMKM lokal demi menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
Sementara itu, Kabid Perlindungan Anak Dinsos P3A Kabupaten Jember, Sugeng Riyadi, S.E., menyampaikan bahwa puncak acara Pawai Egrang akan diselenggarakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Lapangan Kecamatan Ledokombo. Puncak kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Jember, deklarasi Ruang Bersama Indonesia (RBI) dari Kementerian PPPA, hingga pelantikan Forum Anak Jember di Pendopo Wahyawibawagraha.
"Tentunya ini menjadi kesempatan bagi anak-anak. Di dalam rangkaian festival itu nanti juga ada deklarasi RBI program dari Kementerian PPPA. Kami memberikan ruang yang lebih luas kepada anak-anak untuk berkreasi dan menekan angka kekerasan pada anak," kata Kabid Perlindungan Anak Dinsos P3A Jember, Sugeng Riyadi, S.E.
Perwakilan Tanoker Ledokombo, Iddatun Nikmah, menambahkan bahwa Pawai Egrang tahun ini dipastikan meriah karena akan diikuti oleh 24 devile dari sekolah, lembaga, dan komunitas. Pawai tersebut akan menampilkan atraksi tari-tarian di atas egrang yang melintasi rute dari Balai Desa hingga Lapangan Kecamatan Ledokombo, sekaligus menjadi ruang perjumpaan yang harmoni bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....