Bawa Jenazah, Pikap Terjebak Macet Ketapang Dikawal Polisi

  • 29 Sep 2026 21:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Sebuah pikap yang membawa jenazah terjebak kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Selasa, 29 September 2026. Polisi kemudian mengawal kendaraan tersebut agar dapat keluar dari antrean dan melanjutkan perjalanan menuju Rogojampi.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Rudi Wicahyono, membenarkan peristiwa tersebut. Pikap membawa jenazah dari arah Wongsorejo menuju Rogojampi dan dikawal keluarga korban menggunakan sepeda motor.

Rudi mengatakan rombongan terjebak kemacetan saat tiba di kawasan SAA, Bangsring. Keluarga kemudian meminta bantuan petugas Satlantas yang berjaga di ujung antrean agar pikap dapat segera melintas.

“Petugas kita kan di ekor macet, di SAA Bangsring. Kemudian didatangi, minta tolong, ‘Pak, kami membawa jenazah. Kami membawa jenazah mau dibawa ke Rogojampi’,” kata Rudi, Selasa, 29 September 2026.

Setelah menerima permintaan tersebut, Aipda Hendro berkoordinasi melalui handy talky (HT) dengan petugas lainnya untuk membuka akses bagi rombongan. Petugas kemudian mengawal pikap menerobos antrean hingga dapat keluar dari titik kemacetan.

Proses pengawalan tersebut berlangsung sekitar 15 menit. Saat itu, arus kendaraan dari arah selatan menuju utara tidak terlalu padat sehingga petugas dapat membuka jalur dan rombongan melintas dengan aman.

“Menembus 15 menit lah ya. Karena kebetulan tadi juga dari arah selatan enggak begitu padat ke utara, jadi pas aman,” jelasnya.

Pikap kemudian diarahkan melalui jalur lingkar hingga Simpang Tiga Farly. Setelah mencapai titik tersebut, kendaraan melanjutkan perjalanan secara mandiri karena kondisi lalu lintas sudah lebih lancar.

“Setelah dari Farly pikap lanjut melakukan perjalanan mandiri,” kata Rudi.

Sementara itu, kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang masih berlangsung hingga Selasa sore. Hingga sekitar pukul 15.00 WIB, antrean kendaraan masih mengular sekitar 11 kilometer dan petugas kepolisian terus melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....