Peningkatan Jumlah Truk Besar Picu Macet 5 Km di Jalur Ketapang
- 06 Jun 2026 07:38 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi- Kemacetan kembali terjadi di jalur Situbondo-Banyuwangi menuju Pelabuhan Ketapang, Jumat 5 Juni 2026. Antrean kendaraan didominasi truk besar yang hendak menyeberang ke Bali.
Berdasarkan pantuan RRI, antrean kendaraan mengular hingga sekitar 5 kilometer di jalur dari Situbondo menuju Pelabuhan Ketapang. Sementara kendaraan pribadi dan sepeda motor masih dapat melintas relatif lancar.
Salah seorang sopir truk, Udin, mengaku terjebak kemacetan sejak Kamis 4 Juni 2026 sore saat hendak menuju pelabuhan. Menurutnya, setelah tiba di area parkir Bulusan, dirinya masih harus menunggu antrean kapal hingga Jumat pagi.
“Saya kena macet jam 6 sore. Baru bisa sampai area parkir pelabuhan jam 12 malam. Truk baru bisa masuk kapal sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Udin saat ditemui di area Dermaga LCM, Jum'at 5 Juni 2026.
Udin yang membawa muatan karton air minum dalam kemasan dari Gresik menuju Badung, Bali, mengaku mengalami tambahan biaya operasional akibat kemacetan tersebut.
“Saya tidak tahu pasti penyebab macetnya apa. Harapannya mudah-mudahan bisa diatasi,” ujar Udin.
Sementara itu, General Manager ASDP Ketapang, Arief Eko, mengatakan peningkatan jumlah kendaraan truk besar menjadi salah satu penyebab kepadatan di jalur menuju pelabuhan.
“Biasanya truk besar yang menyeberang sekitar 2 ribu unit per hari. Saat ini ada peningkatan sekitar 2 persen,” kata Arief.
Untuk mengurangi antrean, ASDP menambah jumlah kapal yang beroperasi di Dermaga LCM yang khusus melayani truk besar. Selain itu, ASDP juga menerapkan sistem Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) di Dermaga LCM agar kapal dapat langsung kembali ke Pelabuhan Ketapang setelah bongkar muatan di Gilimanuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....