BHS Usul Bongkar Muat 15 Menit untuk Urai Macet Ketapang

  • 28 Sep 2026 18:21 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengusulkan percepatan waktu bongkar muat kapal dari 35 menit menjadi 15 menit sebagai langkah mengurai kepadatan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Hal tersebut dilakukan untuk mengurai kemacetan menuju Pelabuhan Ketapang yang saat ini mengular sekitar 11 kilometer.

Hal tersebut dikatkan Bambang Haryo Soekartono saat meninjau langsung Pelabuhan Ketapang. Ia mengaku prihatin atas kondisi yang dialami masyarakat pengguna jasa penyeberangan.

“Saya sangat prihatin dan mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang ingin menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk atau sebaliknya atas kemacetan ini,” ujar BHS.

Menurut BHS, percepatan proses bongkar muat menjadi 15 menit dapat meningkatkan kapasitas angkut harian lebih dari 50 persen. Langkah tersebut dinilai mampu menutup penurunan kapasitas operasional yang terjadi akibat perbaikan dermaga ponton menjadi dermaga berkapasitas 50 ton.

“Yang tadinya 35 menit bisa direduksi menjadi 15 menit. Berarti ada penambahan kapasitas angkut lebih dari 50 persen dalam satu hari,” kata BHS.

Ia menegaskan target 15 menit bukan sekadar perhitungan teoritis. BHS mengaku telah menerapkan skema serupa pada kapal miliknya, dengan waktu bongkar muat bahkan hanya mencapai sembilan menit.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto, menyatakan pihaknya siap menerapkan skema percepatan tersebut. Menurutnya, efisiensi waktu operasional menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi antrean kendaraan yang masih terjadi di luar kawasan pelabuhan.

“Paling efektif memang mempercepat waktu, dari 35 menjadi 15 menit. Ini harus kami terapkan agar antrean di luar bisa dikuras secara bertahap,” ujar Media.

ASDP berharap penerapan waktu bongkar muat yang lebih singkat dapat memaksimalkan kapasitas layanan penyeberangan sekaligus menjadi persiapan menghadapi peningkatan arus kendaraan menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....