Pedagang Bersiap Tempati Pasar Induk Banyuwangi

  • 22 Sep 2026 12:42 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Sebanyak 560 pedagang Pasar Induk Banyuwangi mulai menerima kunci kios dan bersiap menempati pasar baru yang ditargetkan beroperasi pada Oktober 2026. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menyiapkan 717 los sebagai bagian dari hasil revitalisasi pasar.

Proses serah terima kios dilakukan secara bertahap agar para pedagang dapat mengenali lokasi lapak sekaligus menyiapkan kebutuhan usahanya sebelum pasar resmi dibuka. Selama masa pembangunan, para pedagang menempati lokasi relokasi di Gedung Wanita.

Salah seorang pedagang, Teguh, mengaku bersyukur setelah cukup lama berjualan di lokasi relokasi. Pedagang aksesori dan jasa sepuhan emas asal Kecamatan Giri itu berharap pasar baru mampu menghadirkan suasana perdagangan yang lebih nyaman.

“Alhamdulillah, kami bersyukur. Sudah lama menempati lahan relokasi. Harapannya dengan pasar baru yang lebih rapi dan bersih, bisa tambah ramai,” ujar Teguh.

Menurut Teguh, kondisi pasar yang lebih tertata diharapkan dapat menarik lebih banyak pembeli sehingga aktivitas jual beli kembali meningkat. Ia juga berharap seluruh proses perpindahan pedagang berjalan lancar hingga pasar mulai dioperasikan.

"Dengan penataan yang lebih baik, Pasar Induk Banyuwangi diharapkan menjadi pusat perdagangan yang lebih representatif sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat," ucap Teguh.

Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop UMP) Banyuwangi, Heni Sugiharti, menjelaskan sebanyak 560 pedagang telah lolos proses verifikasi dan validasi. Mereka menjadi kelompok prioritas pertama yang akan menempati Pasar Banyuwangi.

“Ada 560 pedagang yang lolos verval. Mereka ini masuk prioritas pertama yang akan menempati pasar. Mereka kita beri kesempatan untuk mengecek tempat dan utilitasnya,” ujar Heni.

Untuk menghindari kepadatan, peninjauan lapak dilakukan secara bergelombang berdasarkan nomor urut pedagang. Tahap awal dimulai dari kelompok 1 hingga 50, kemudian dilanjutkan kelompok berikutnya hingga seluruh pedagang memperoleh kesempatan meninjau lapaknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....