Pemkab Banyuwangi Siapkan Relokasi 24 Rumah Terdampak Jembatan LCM
- 22 Sep 2026 10:48 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi segera menggelar pertemuan dengan warga yang terdampak pembangunan jembatan penghubung antara dermaga Landing Craft Machine (LCM) dan dermaga Bulusan di kawasan Pelabuhan Ketapang. Sebanyak 24 rumah terdampak dan disiapkan opsi relokasi melalui musyawarah bersama warga.
Camat Kalipuro Ahmad Nuril Falah mengatakan, koordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang telah dilakukan. Dalam pekan ini, pemerintah akan mempertemukan warga, lurah, dan ketua RT untuk membahas mekanisme relokasi serta lokasi hunian pengganti.
“Kita akan kumpulkan warga bersama Pak Lurah, Pak RT, bagaimana baiknya, karena ini salah satu solusi mengatasi kemacetan,” kata Nuril, Senin, 21 September 2026.
Menurut Nuril, warga pada prinsipnya mendukung pembangunan jembatan karena dinilai menjadi solusi mengurai antrean kendaraan logistik di kawasan Pelabuhan Ketapang. Namun, pemerintah juga berkomitmen memastikan proses relokasi tidak merugikan masyarakat yang telah menempati kawasan tersebut selama puluhan tahun.
“Kami berharap nanti relokasi ataupun pemindahan rumah yang terdampak ini tidak merugikan masyarakat saya,” ujar Nuril.
Nuril menjelaskan, terdapat 24 rumah yang masuk dalam area pembangunan. Sebanyak 16 rumah berada di sisi selatan sungai dan menempati lahan milik Dinas Pengairan Provinsi Jawa Timur, sedangkan delapan bangunan lainnya berada di sisi utara pada lahan milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Lokasi relokasi belum ditetapkan. Pemerintah akan menawarkan sejumlah pilihan kepada warga, termasuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengusulkan lokasi relokasi yang dianggap paling sesuai.
“Kita akan sampaikan nanti di pertemuan dengan warga, apakah kita pilihkan tempat relokasi atau mereka mengajukan pilihannya sendiri,” tegas Nuril.
Berdasarkan rencana pembangunan, jembatan penghubung akan dibangun di sisi barat area parkir dermaga LCM. Infrastruktur tersebut memiliki panjang sekitar 98 meter dengan lebar 12 meter dan diharapkan menjadi akses langsung bagi kendaraan logistik menuju dermaga Bulusan tanpa melintasi jalan raya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....