Petani Tembakau di Jember Selatan Was-was, Hujan Mulai Turun
- 20 Sep 2026 01:28 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Jember- Petani tembakau di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai dilanda kekhawatiran menyusul turunnya hujan dalam beberapa hari terakhir.
Kecemasan dirasakan petani tembakau jenis Na-Oogst di Dusun Pakem, Desa Wringintelu, Kecamatan Puger. Tanaman mereka saat ini baru berusia sekitar satu bulan, fase yang sangat rentan terhadap curah hujan tinggi.
"Ya semoga tidak turun dengan skala besar dulu hujannya. Kalau intensitas hujan sesekali dengan intensitas ringan seperti kemarin ya tidak masalah, justru bagus," ujar Rohim, petani tembakau Na-Oogst Wringintelu, Sabtu 19 September 2026
Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menyebabkan tanaman tembakau mati dan berujung pada kerugian bagi petani.
| Baca juga: Wilayah Lumajang dan Jember di Guyur Hujan |
Kondisi cuaca di kawasan Jember selatan dalam beberapa hari terakhir memang kerap mendung dan beberapa kali diguyur hujan ringan. Situasi ini membuat petani terus waspada sembari berdoa agar cuaca kembali cerah.
Saat ini, mayoritas petani di Jember selatan lebih memilih menanam tembakau Na-Oogst dibandingkan komoditas musim kemarau lainnya seperti jagung atau kedelai. Pilihan tersebut diambil dengan spekulasi harga tembakau akan mengalami peningkatan ke depan, meski harus berhadapan dengan volatilitas cuaca dan harga yang tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....