Pencarian Korban Kapal Virgo Transport 8 Berlanjut, 4 Warga Jember Masih Hilang
- 18 Sep 2026 19:50 WIB
- Jember
RRI.CO.ID,Jember— Jumlah warga Kabupaten Jember yang menjadi korban musibah tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, teridentifikasi sebanyak empat orang.
Hingga Jumat 18 September 2026, seluruh korban asal Jember tersebut dilaporkan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Edi Budi Susilo, membenarkan informasi tersebut setelah pihak BPBD melakukan koordinasi intensif dengan Basarnas, Pos SAR Jember, serta BPBD Provinsi Jawa Timur.
"Hasil penelusuran dan koordinasi kami di lapangan mengonfirmasi ada empat warga Kabupaten Jember yang terdata sebagai penumpang KMP Virgo Transport 8 dan hingga saat ini statusnya masih dalam pencarian," ujar Edi Budi Susilo saat dikonfirmasi, Jumat, 18 September 2026.
Keempat warga Jember tersebut diketahui bekerja sebagai sopir dan kernet truk ekspedisi. Rincian identitas keempat korban hilang meliputi:
Niki Armi Minamri Robby (34), sopir truk ekspedisi asal Dusun Krajan 1, Desa Karangduren, Kecamatan Balung.
M. Abdul Rosyid (30), kernet truk asal Dusun Leces, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah.
Avejaya Ruddinka (44), kernet truk asal Dusun Krajan, Desa Seputih, Kecamatan Mayang.
Mahmud Sahudi (43), kernet truk asal Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.
Edi menjelaskan, kapal yang mengalami musibah pada Minggu (13/9/2026) lalu tersebut mengangkut total 243 orang penumpang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh BPBD Jember, tim gabungan telah mengevakuasi 114 orang, dengan rincian 108 selamat dan 6 meninggal dunia. Sementara itu, 129 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.
"Untuk enam korban meninggal dunia yang sudah ditemukan, seluruhnya telah teridentifikasi. Empat korban berasal dari Pamekasan, Kediri, Surabaya, dan Malang, sedangkan dua korban lainnya berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat," terang Edi.
Pihak BPBD Jember terus memantau perkembangan operasi SAR dari Posko Basarnas Surabaya yang mengerahkan armada kapal laut dan helikopter untuk menyisir lokasi perairan Laut Jawa.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta desa setempat untuk mendampingi keluarga korban di Jember. Setiap perkembangan terbaru dari Posko Basarnas akan segera kami sampaikan kepada pihak keluarga," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....