Puskesmas Umbulsari Raih Juara I Nasional Seva Paramahita Award 2026

  • 17 Sep 2026 12:03 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Puskesmas Umbulsari, Kabupaten Jember, meraih penghargaan Juara I Faskes Berkomitmen Tingkat Nasional 2026 kategori Puskesmas dalam Seva Paramahita Award yang diselenggarakan BPJS Kesehatan.

Penghargaan tersebut diterima pada Selasa 15 September 2026. Puskesmas Umbulsari dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala Puskesmas Umbulsari, dr. Nur Ahmad Santoso, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil pembenahan pelayanan yang dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sarana dan prasarana hingga peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.

“Alhamdulillah, hari ini Puskesmas Umbulsari menerima Seva Paramahita Award dari BPJS Kesehatan sebagai fasilitas kesehatan paling berkomitmen dalam program JKN tingkat nasional tahun 2026,” ujar Nur Ahmad.

Sejumlah inovasi pelayanan menjadi bagian dari penilaian. Salah satunya pemanfaatan sistem antrean digital yang terintegrasi dengan antrean online nasional untuk memangkas waktu tunggu pasien.

Puskesmas Umbulsari juga menjalankan program pengendalian penyakit tidak menular, khususnya Diabetes Melitus, serta mengoptimalkan layanan persalinan dan telekonsultasi bagi masyarakat.

Selain itu, pengelolaan rujukan, pencegahan kecurangan dalam pelayanan medis, hingga mekanisme penanganan pengaduan indikasi penyimpangan fasilitas kesehatan turut menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan.

Nur Ahmad mengatakan berbagai praktik pelayanan yang diterapkan di Puskesmas Umbulsari diharapkan tidak berhenti sebagai capaian penghargaan, tetapi dapat terus dipertahankan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan puskesmas, termasuk layanan yang bersifat preventif, untuk menjaga kesehatan sebelum munculnya penyakit.

“Puskesmas Umbulsari sekarang sudah berbenah dan semakin baik. Jangan menunggu sakit baru datang ke puskesmas. Mari manfaatkan layanan pencegahan karena mencegah jauh lebih baik daripada mengobati,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....