Puncak WCDI 2026, WCDI Jember Siapkan Aksi Lingkungan di Balung

  • 17 Sep 2026 01:17 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Masalah penanganan sampah di Kabupaten Jember membutuhkan perhatian serta keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Pasalnya, tumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik disinyalir menjadi penyebab utama terjadinya banjir saat musim hujan tiba.

Hal tersebut diungkapkan oleh perwakilan World Cleanup Day Indonesia (WCDI) Jember, Putut Catur, dalam program "Dialog Kentongan" Pro 1 RRI Jember bertajuk "Menyongsong Hari Puncak WCDI" pada Selasa, 8 September 2026.

Catur menjelaskan bahwa sekitar 90 persen genangan air dan banjir di wilayah Jember disebabkan oleh saluran sanitasi atau drainase yang tersumbat oleh sampah. Berdasarkan perhitungan statistik, potensi timbulan sampah di Jember diperkirakan mencapai 1.300 ton per hari, dengan asumsi setiap individu menyumbang sekitar 0,5 kilogram sampah harian.

"Jika sampah ini dibiarkan tanpa adanya pemilahan, jumlahnya akan terus menggunung di TPA dan berisiko memicu bencana banjir serta gangguan kesehatan dari ancaman mikroplastik," ujar Catur.

Untuk menekan volume sampah, Catur mengimbau masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah langsung dari sumbernya, yakni dari lingkungan rumah tangga. Sampah anorganik seperti kardus dan plastik dapat dikumpulkan lalu disalurkan ke Bank Sampah Unit atau diolah menjadi kerajinan bernilai ekonomis. Sementara itu, sampah organik dapat diolah menjadi kompos, dimanfaatkan untuk biopori, atau dijadikan cairan eco-enzyme.

Guna memperluas dampak gerakan peduli lingkungan ini, WCDI Jember telah melakukan sosialisasi ke 35 sekolah sejak Juli lalu. Gerakan ini akan mencapai puncaknya pada 19–20 September 2026 di RTH Balung Lor, Kecamatan Balung.

Rangkaian kegiatan puncak WCDI 2026 akan diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) isu lingkungan, edukasi pengolahan sampah pintu ke pintu (door to door) di pemukiman warga, penanaman pohon di bantaran sungai, penuangan eco-enzyme, hingga penyebaran 2.000 bibit ikan tawes di sungai kawasan Balung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....