PMI Jember Salurkan 271.500 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

  • 16 Sep 2026 01:17 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember telah menyalurkan 271.500 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan sejak Juli hingga 14 September 2026.

Sekretaris PMI Jember, Ghufron Eviyan Efendi, mengatakan saat ini distribusi air bersih masih berlangsung, karena sejumlah wilayah Jember mengalami kekurangan air selama musim kemarau.

Dari 10 kecamatan yang terdampak kekeringan, kata dia, PMI mendapat tugas menangani distribusi air bersih di tiga kecamatan, yaitu Pakusari, Sumbersari, dan Patrang.

“Sedangkan wilayah lainnya di cover oleh BPBD dan PDAM. Jadi bagi tugas. Karena kita kendaraannya kan hanya 2, truk tangki dan truk yang dimodifikasi untuk distribusi air bersih,” ujarnya, saat on air Halo RRI, Senin (14/9/2026).

Dari tiga kecamatan yang menjadi tanggung jawab PMI Jember, Kecamatan Pakusari menjadi wilayah dengan kebutuhan air bersih paling besar, yaitu di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang.

Di lokasi itu, PMI menyalurkan sekitar 69 ribu liter air pada Juli. Kemudian meningkat menjadi 80 ribu liter pada Agustus, dan kembali menyalurkan sekitar 30 ribu liter hingga pertengahan September.

“Sementara di Dusun Pelinggian, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, PMI telah mendistribusikan sekitar 57 ribu liter air selama Agustus,” tambahnya.

Pada September, lanjutnya, distribusi diperluas ke Desa Tegalwatu, Kecamatan Patrang, dan Perumahan Rengganis, dengan total sekitar 35 ribu liter.

Ghufron mengatakan kebutuhan air bersih masih akan dipantau karena distribusi belum dihentikan. PMI akan melakukan asesmen ulang untuk memastikan apakah kondisi sumber air di wilayah terdampak sudah kembali mencukupi.

“Selama masyarakat masih mengalami kekurangan air, distribusi akan tetap dilakukan. Penyaluran air bersih PMI didukung pasokan air dari PDAM Jember,” katanya.

Ghufron mengimbau masyarakat yang mengalami kekeringan untuk segera melapor kepada PMI maupun BPBD Jember. Warga juga diminta menjaga kebersihan dan kesehatan selama menghadapi keterbatasan air bersih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....