Erupsi Gunung Semeru Lontarkan Kolom Abu Setinggi 1.000 Meter

  • 14 Sep 2026 12:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang- Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Senin, 14 September 2026 pukul 06.28 WIB. Kolom abu vulkanik terpantau mencapai ketinggian sekitar 1.000 meter di atas puncak, atau 4.676 meter di atas permukaan laut.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Lumajang, kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi kurang lebih 2 menit 20 detik," demikian data yang dihimpun RRI dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) dan Badan Geologi 14 September 2026

Hingga saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III Siaga. PVMBG terus memantau aktivitas vulkanik dan mengeluarkan rekomendasi untuk keselamatan masyarakat di sekitar lereng.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengimbau warga untuk mematuhi sejumlah larangan guna mengantisipasi bahaya lanjutan.

Rekomendasi PVMBG dan BPBD Lumajang menghimbau agar warga tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

"Selain itu agar warga tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar," Jelasnya

Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi lahar juga mengintai sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

BPBD Lumajang meminta warga yang tinggal di bantaran sungai segera menyiapkan jalur evakuasi dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan masker untuk menghindari dampak abu vulkanik dan tidak terpancing informasi yang tidak jelas sumbernya. Informasi resmi terkait aktivitas Gunung Semeru dapat dipantau melalui kanal PVMBG dan BPBD setempat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....