Kekeringan Melanda Patrang, BPBD Jember Kembali Salurkan Air Bersih
- 14 Sep 2026 08:46 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih warga Lingkungan Patrang Tengah, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Jember.
Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut kini kesulitan mendapatkan air setelah sumur warga mulai mengering.
Kondisi itu membuat sebagian warga harus mengambil atau menumpang air dari tetangga, yang masih memiliki akses jaringan pipanisasi.
| Baca juga: Wilayah Lumajang dan Jember di Guyur Hujan |
Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan 5.000 liter air bersih pada Minggu (13/9/2026).
Anggota TRC BPBD Jember, Iwan Mujiartono, mengatakan dampak kekeringan dirasakan warga di RT 01 hingga RT 04 RW 08. Dari total 60 KK terdampak, 15 KK berada di RT 01, 12 KK di RT 02, 20 KK di RT 03, dan 13 KK di RT 04.
“Musim kemarau menyebabkan sebagian sumur warga mulai mengering sehingga ketersediaan air bersih semakin terbatas,” kata Iwan, berdasarkan rilis.
Di kawasan tersebut sebenarnya sudah terdapat jaringan pipanisasi yang dikelola pihak swasta. Namun, layanan tersebut menggunakan sistem berbayar sehingga belum dapat diakses seluruh warga.
“Sebagian warga yang tidak memiliki akses pipanisasi sementara memenuhi kebutuhan air dengan mengambil atau menumpang dari warga yang memiliki akses,” ujarnya.
Bantuan air kemudian disalurkan ke sejumlah tandon yang tersedia di lokasi. BPBD menyiapkan tiga tandon dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter, sementara satu tandon berkapasitas 1.100 liter merupakan milik warga.
Distribusi air dilakukan setelah petugas berkoordinasi dengan perangkat Kelurahan Patrang, PMI, ketua RW dan masyarakat setempat.
Selain menyalurkan bantuan, petugas juga memberikan edukasi kepada warga mengenai kondisi kekeringan dan langkah menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau.
Bantuan 5.000 liter tersebut merupakan distribusi air bersih ke-7 di wilayah Patrang Tengah.
BPBD merekomendasikan penyaluran air dengan volume yang sama setiap dua hari sekali selama kebutuhan warga masih tinggi. Penanganan lebih lanjut juga akan dikoordinasikan dengan dinas terkait.
Kondisi kekeringan di Patrang Tengah menunjukkan dampak musim kemarau tidak hanya dirasakan warga di kawasan terpencil.
Di wilayah perkotaan, warga juga dapat mengalami kesulitan air ketika sumur mengering sementara akses terhadap jaringan air bersih belum dapat dinikmati seluruh keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....