Produksi Jagung Banyuwangi Tembus 250 Ribu Ton, Tetap Surplus

  • 12 Sep 2026 08:25 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Banyuwangi kembali mencatat surplus produksi jagung. Sepanjang 2025, hasil panen mencapai 250.596 ton, jauh melampaui kebutuhan daerah sekitar 69.842 ton, dan capaian itu ditegaskan dalam Panen Raya Jagung Kuartal III di Green Farm, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Jumat, 11 September 2026.

Panen berlangsung di lahan seluas 20 hektare dan dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, serta Ketua DPD HKTI Jawa Timur Arum Sabil.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan surplus jagung menjadi hasil kolaborasi pemerintah, petani, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Pemkab juga terus mendorong peningkatan produktivitas melalui pendampingan dan pengembangan pertanian presisi.

Hingga Januari–September 2026, produksi jagung Banyuwangi telah mencapai 99.140 ton dari luas panen 14.742 hektare. Angka tersebut diperkirakan terus bertambah seiring berlangsungnya musim panen pada kuartal berikutnya.

“Alhamdulillah Banyuwangi selalu surplus. Terima kasih Bapak Kapolda, kepolisian, petani, dan seluruh pemangku kepentingan. Semoga ikhtiar bersama ini membawa berkah untuk kita semua,” kata Ipuk, Jumat, 11 September 2026.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengapresiasi konsistensi Banyuwangi dalam menjaga produktivitas pertanian. Menurutnya, Green Farm menjadi contoh kawasan yang tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga mengembangkan riset varietas tanaman unggulan.

“Ini kali kedua saya panen jagung di Banyuwangi. Alhamdulillah Bupati Banyuwangi sangat support sekali,” ujar Nanang.

Ketua DPD HKTI Jawa Timur Arum Sabil menjelaskan, jagung yang dipanen merupakan varietas hibrida yang ditanam sejak Mei 2026. Green Farm juga menjadi lokasi pengembangan benih Kolaborasi Inovasi Polri (KIP) hasil sinergi Polda Jatim, HKTI, Pemprov Jatim, Kwarda Pramuka, dan Pemkab Banyuwangi.

Dengan surplus produksi yang terus terjaga, Banyuwangi diharapkan tetap menjadi salah satu penopang ketahanan pangan Jawa Timur sekaligus berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan jagung nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....