Kodim 0822 Bondowoso Tanam 1.000 Pohon untuk Penghijauan, Warga Diimbau Jaga Hutan
- 09 Sep 2026 10:06 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Kodim 0822 Bondowoso bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), komunitas, organisasi kepala desa, pelajar, BPBD, LSM, hingga insan media melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI.
Kegiatan penghijauan tersebut dilaksanakan di lahan milik Perhutani di Desa Tapen, Kecamatan Tapen, dengan luasan sekitar 2,5 hektare. Sebanyak 1.000 bibit pohon disiapkan untuk ditanam secara bertahap pada Rabu, 9 September 2026.
Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari instruksi pimpinan TNI untuk ikut menjaga kelestarian alam sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
“Ini merupakan instruksi dari pimpinan untuk kita menjadi bagian melestarikan alam, menjaga alam, dan mewariskan udara segar untuk anak cucu kita di masa depan,” ujar Prawito.
Menurutnya, jenis tanaman yang dipilih disesuaikan dengan tipologi wilayah Bondowoso yang didominasi kawasan pegunungan dan hutan daratan.
Bibit yang disiapkan terdiri dari pohon jati, berbagai jenis pohon keras, serta pohon buah alpukat.
Namun, karena saat ini masih memasuki musim kemarau, penanaman dilakukan secara bertahap. Dari total 1.000 pohon, sekitar 350 bibit ditanam dalam kegiatan tersebut.
Sementara sisanya akan ditanam menjelang musim penghujan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan penyiraman tanaman agar lebih mudah dipelihara.
“Kita baru tanam pagi hari ini sekitar 350 pohon, sisanya akan kita laksanakan penanaman menjelang musim penghujan. Bertahap, sehingga kita tidak keberatan nanti untuk melaksanakan penyiraman,” jelasnya.
Prawito menyebut kegiatan penghijauan tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia pada 2 dan 9 September 2026. Jenis tanaman yang ditanam menyesuaikan karakteristik masing-masing daerah.
“Kalau daerah pantai, tentunya mereka melaksanakan penanaman bakau dan sebagainya. Sesuai dengan tipologi wilayahnya,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat Bondowoso untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan. Masyarakat yang hendak membuka lahan diminta tidak menggunakan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
“Kalau memang mau membuka lahan, jangan dengan menggunakan dengan membakar. Dibuka dengan baik. Kemudian mari sama-sama kita pelihara tanaman-tanaman hutan kita, supaya kita bisa mewariskan udara segar untuk anak cucu kita ke depan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....