Banyuwangi Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla Ijen

  • 06 Sep 2026 02:00 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Status tersebut berlaku selama 14 hari, mulai 4 September hingga 17 September 2026, untuk mempercepat penanganan kebakaran yang masih berlangsung.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan penetapan status tanggap darurat dilakukan melalui Surat Keputusan Bupati Banyuwangi Nomor 100.3.3.2/229/KEP/429.011/2026. Masa tanggap darurat dapat diperpanjang apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan.

“Kami sudah tetapkan status darurat bencana 14 hari ke depan dan saya sudah tanda tangan Surat Pernyataan Tanggap Darurat untuk mempercepat penanganan,” kata Ipuk, Sabtu 5 September 2026.

Kebakaran pertama kali terdeteksi di kawasan hutan dan perkebunan Pasewaran, Kecamatan Kalipuro, pada Rabu, 2 September 2026. Kobaran api kemudian merambat hingga mendekati Pondok Bunder yang merupakan jalur pendakian menuju Kawah Ijen, sehingga kawasan wisata ditutup sementara sejak Jumat, 4 September 2026.

Hingga Sabtu, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, BBKSDA Jawa Timur, TNI, Polri, serta para relawan masih bersiaga di kawasan Ijen untuk melakukan pemantauan dan pemadaman. Medan yang curam serta vegetasi kering menjadi kendala utama dalam mengendalikan kebakaran dari jalur darat.

Untuk mempercepat pemadaman, Pemkab Banyuwangi bersama BBKSDA Wilayah III Jawa Timur juga mengajukan dukungan helikopter water bombing kepada BPBD Jawa Timur dan Kantor SAR Surabaya. Pemadaman dari udara dinilai diperlukan karena banyak titik api berada di area yang sulit dijangkau personel.

Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Partana mengatakan berdasarkan hasil koordinasi, helikopter water bombing milik BPBD Jawa Timur dijadwalkan tiba di Banyuwangi pada Minggu, 6 September 2026. Helikopter akan berangkat dari Malang, mendarat di Bandara Banyuwangi, kemudian langsung menuju kawasan Paltuding untuk melakukan pemadaman dari udara.

“Berdasarkan koordinasi dengan BPBD Jatim, helikopter water bombing akan tiba di Kawah Ijen besok,” ujar Partana.

Selain memperkuat operasi pemadaman, Pemkab Banyuwangi juga telah mendirikan dapur umum di kawasan Kawah Ijen guna mendukung kebutuhan logistik petugas gabungan dan relawan yang bertugas selama masa tanggap darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....