Kebakaran Hutan Semeru Meluas ke 600 Hektare, Jalur Pendakian Ditutup
- 02 Sep 2026 16:05 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Lumajang-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Semeru terus meluas. Berdasarkan data terbaru, lebih dari 600 hektare lahan telah terbakar dan arah api saat ini bergerak ke barat menuju wilayah perbatasan Lumajang-Malang.
Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, saat dikonfirmasi RRI pada Rabu 2 September 2026 mengatakan, upaya pemadaman masih dilakukan tim gabungan di sejumlah titik api.
"Berdasarkan update informasi sebanyak 600 hektare lebih lahan telah terbakar dan petugas gabungan masih melakukan pemadaman pada titik api," ujar Isnugroho
Sejak 26 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB, jalur pendakian Gunung Semeru hingga Ranu Kumbolo resmi ditutup. Penutupan dilakukan berdasarkan instruksi pimpinan dan belum ditentukan batas waktu pembukaannya.
Langkah itu diambil untuk menjamin keselamatan pendaki serta mempermudah akses petugas di lapangan.
Tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari TNI, Polri, personel BPBD Kabupaten Lumajang, BPBD Provinsi Jawa Timur, dan pihak Balai Besar TNBTS. Saat ini sekitar 25 personel berada di lokasi.
Isnugroho menjelaskan, pemadaman menghadapi kendala serius karena medan yang terjal dan kondisi cuaca.
"Mengingat medan yang sulit dan cuaca sehingga api sulit dikendalikan. Arah api menuju ke barat yakni Gunung Kepolo, Puncak Trisula, dan masuk area Malang. Pasukan darat tidak bisa menjangkau karena peralatan terbatas dan sulitnya medan," jelasnya.
Untuk mempercepat penanganan, BPBD Provinsi Jawa Timur merencanakan reposisi helikopter guna melakukan water bombing di titik-titik api yang tidak terjangkau darat.
Petugas masih memfokuskan upaya agar api tidak semakin meluas dan merusak kawasan konservasi di dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Hingga berita ini diturunkan, pemadaman masih berlangsung dan status jalur pendakian Semeru-Ranu Kumbolo tetap ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....