Kebakaran Melanda Kantor Balai Taman Nasional Meru Betiri

  • 02 Sep 2026 01:21 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Kebakaran melanda kawasan Kantor Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Jalan Sriwijaya No 53 Jember Jawa Timur Senin malam (31/8/2026). Api membakar bagian sisi luar gedung yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang-barang yang sudah tidak terpakai, sebelum kemudian merambat ke bagian dalam bangunan.

Kepala Balai TN Meru Betiri RM Wiwied Widodo S.Hut., M.Sc. mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 19.30 WIB saat sejumlah pegawai masih melakukan kegiatan di dalam kantor

Menurutnya, kobaran api pertama kali diketahui oleh pegawai yang berada di bagian belakang gedung. Mereka kemudian berlari menyampaikan adanya kebakaran di sisi luar kantor

“Di sisi luar kantor ini ada tempat penyimpanan barang-barang yang sudah tidak dipakai, seperti kertas, kursi, dan barang-barang aset. Kita belum tahu apinya ada di mana,” ujar Wiwied.

Upaya pemadaman awal dilakukan oleh pegawai menggunakan peralatan yang tersedia. Namun, api dengan cepat membesar dan mencapai bagian atap bangunan yang konstruksinya sudah lama dan banyak menggunakan material kayu. Wiwied menyebut, petugas pemadam kebakaran tiba sekitar 10 menit setelah dihubungi. Sebanyak empat unit pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk menangani kebakaran.

“Karena bangunan itu konstruksi lama, kelihatan semuanya berbahan kayu sehingga mudah terbakar. Api cepat sampai ke atap. Kalau dari luasan bagian sisi kiri, hampir separuh sudah terbakar,” katanya.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan dengan membasahi bagian gedung yang masih tersisa untuk mencegah munculnya kembali titik api dan merambat ke bagian lainnya.

Sementara itu, Wakil Danru UPT Damkar Jember Regu C, Royudi, mengatakan proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam. Petugas menerima informasi kebakaran sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung mengerahkan dua unit kendaraan pemadam ke lokasi.

“Kelihatan besar, langsung kita menghubungi ke posko Rambipuji. Alhamdulillah ada bantuan dari BPBD berupa tangki dan personel, sehingga ada bantuan juga dari TNI dan kepolisian,” ujar Royudi.

Menurut Royudi, selama proses pemadaman petugas menghabiskan hampir lima tangki air. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada potensi api kembali muncul.

Terkait penyebab kebakaran, Wiwied mengatakan pihaknya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Namun, ia menyebut sebelumnya sempat terjadi gangguan kelistrikan di gedung tersebut.

“Beberapa bulan sebelumnya sering mati sendiri kemudian hidup. Kalau AC full semuanya, listrik tidak kuat sehingga harus beberapa titik dipadamkan. Itu sudah dilakukan sejak sekitar satu sampai dua bulan yang lalu,” jelasnya.

Wiwied menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Para pegawai berhasil melakukan evakuasi ketika api mulai merambat dari bagian luar menuju ruang staf.

Pihak Balai TN Meru Betiri juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengamankan lokasi dan memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Tidak ada korban jiwa. Posisi ruang staf dan ruang tamu di sebelah sini tidak terbakar. Yang terbakar di luar kemudian menjalar ke dalam, sehingga teman-teman sudah bisa evakuasi,” pungkas Wiwied.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....