Marak Kebakaran Dipicu Bakar Sampah, Damkar Imbau Warga Waspada
- 31 Agt 2026 15:49 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bondowoso mencatat hampir sembilan kejadian kebakaran dalam sekitar satu bulan terakhir yang dipicu aktivitas pembakaran sampah. Kebakaran umumnya terjadi akibat kelalaian manusia yang meninggalkan api hingga akhirnya merembet ke lahan di sekitarnya.
Kepala Bidang Damkar Bondowoso, Vara Tedy, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara mandiri, terutama di tengah musim kemarau dan kondisi angin yang cukup kencang.
Menurutnya, lokasi pembuangan atau tumpukan sampah di sejumlah wilayah berada tidak jauh dari kawasan permukiman. Kondisi tersebut meningkatkan risiko api dengan cepat merembet dan membahayakan lingkungan sekitar.
“Kami sangat menghimbau kepada masyarakat, karena lokasi sampah di sini banyak yang berdekatan dengan pemukiman. Alangkah baiknya sampah ditumpuk dan dibuang ke TPS. Jangan dilakukan pembakaran secara mandiri karena dikhawatirkan merembet ke mana-mana,” kata Vara Tedy, Senin, 31 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, Damkar Bondowoso saat ini menyiagakan empat unit armada pemadam kebakaran. Namun, dalam penanganan satu kejadian, biasanya dua armada sudah cukup untuk melakukan pemadaman dengan dukungan sekitar 10 personel dalam satu regu.
Di tengah meningkatnya frekuensi kebakaran, Damkar Bondowoso juga menghadapi dampak efisiensi anggaran yang turut memengaruhi kebutuhan operasional, khususnya ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM untuk armada pemadam.
| Baca juga: KMP Bontang Express II Terbakar di Ketapang |
Vara menyebut, biaya operasional satu armada untuk menangani kebakaran di lokasi yang jauh dengan durasi pemadaman cukup lama dapat menghabiskan sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu untuk kebutuhan BBM.
Apabila dalam sehari terjadi beberapa kejadian kebakaran dan membutuhkan pengerahan sejumlah armada, kebutuhan operasional pun meningkat.
“Kalau tiga kali kejadian dan menggunakan tiga armada, bisa habis sekitar Rp1 juta. Dengan meningkatnya jumlah kebakaran, tentu kita membutuhkan tambahan BBM yang cukup untuk meng-cover penanganan kebakaran,” ujarnya.
Terkait persoalan sampah, Damkar Bondowoso juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bondowoso. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai upaya bersama mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan dan membuang sampah ke tempat yang telah disediakan.
“DLH juga memberikan imbauan untuk tidak membakar sampah sembarangan dan membuang sampah pada tempatnya. Bahkan DLH sendiri melarang melakukan pembakaran sampah,” pungkas Vara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....