BPBD Jember Pasok 5.000 Liter Air Bersih Warga Terdampak Kekeringan
- 30 Agt 2026 19:26 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
Pendistribusian ke-6 yang digelar Minggu 30 Agustus 2026 siang, sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk warga Dusun Bedadung, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji.
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edi Budi Susilo mengatakan, pendistribusian air bersih ini merupakan respon cepat petugas atas permohonan pihak desa serta tindak lanjut atas Surat Keputusan Bupati Jember mengenai Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan, dan Lahan Tahun 2026.
"Krisis air bersih di Desa Kaliwining ini dipicu penurunan debit air sumur warga sejak akhir Juli lalu. Di wilayah RW 13 dan RW 14 belum ada jaringan pipanisasi, sehingga sebagian besar sumur mengering dan air yang tersisa mulai berbau kurang sedap," ujar Edi Budi, Minggu 30 Agustus 2026.
Berdasarkan data kaji cepat Tim Reaksi Cepat Bencana (TRC-PB) BPBD Jember, total terdapat 120 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak krisis air bersih di lokasi tersebut.
Rinciannya meliputi 40 KK di RT 07/RW 13, 20 KK di RT 08/RW 13, 40 KK di RT 09/RW 13, serta 20 KK di RT 11/RW 14.
Sebelum adanya bantuan rutin ini, warga terpaksa berjalan sejauh 1 kilometer ke sumur bor terdekat di Masjid Darul Hikmah atau memanfaatkan air Sungai Bedadung yang keruh untuk kebutuhan MCK.
"Tim TRC tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB untuk melakukan koordinasi, pengisian tandon darurat milik BPBD sebanyak 5.000 liter, sekaligus memberikan edukasi kesiapsiagaan kekeringan kepada warga setempat. Seluruh proses penanganan selesai pada pukul 14.10 WIB tanpa kendala," jelasnya.
Untuk menjamin ketersediaan air pasokan harian warga, BPBD Jember merencanakan pola distribusi berkala. Re-asupan air bersih sebanyak 5.000 liter akan dijadwalkan secara rutin setiap empat hari sekali.
"Saat ini sudah disiagakan tiga unit tandon milik BPBD serta satu unit tandon hibah di rumah Kepala Dusun. Kami juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait, seperti PUPR dan PRKPLH, guna penanganan jangka panjang pascabencana, termasuk pemetaan perluasan jaringan pipanisasi," tutup Edi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....