Cegah Bullying dan SARA, SMPN 9 Jember Pakai Pendekatan Humanis
- 29 Agt 2026 10:32 WIB
- Jember
RRI.CO.ID - Jember, Upaya pencegahan intoleransi tersebut menjadi perhatian penting bagi dunia pendidikan, mengingat masa remaja merupakan fase rentan di mana candaan terkait identitas atau perbedaan sering kali dianggap sepele oleh para pelajar.
SMP Negeri 9 Jember mengoptimalkan pendekatan dialog terbuka dan kekeluargaan guna mengatasi potensi fanatisme sempit, perundungan (bullying), serta candaan bernuansa SARA di kalangan remaja usia sekolah menengah.
Kepala Sekolah SMPN 9 Jember, Khulashah, dalam kesempatan Dialog Khusus RRI Jember pada Kamis (20/8/2026) mengatakan bahwa pihaknya berupaya membekali para siswa dengan pola pandang yang luas agar tidak terjebak pada fanatisme atau menganggap kelompoknya sendiri sebagai yang paling benar.
"Tetapi kalau mereka di antara mereka sudah mulai paham, oh iya, berarti si A punya pandangan tentang bahwa keberagaman, cara beribadahnya ini sangat fanatis, nah itu tentu mereka sudah tahu kalau di moderasi agama kita cari jalan tengahnya seperti apa," ujar Khulashah.
Sementara itu, Waka Kurikulum SMPN 9 Jember, Artalina D. Y, S.Pd., menceritakan pengalamannya dalam merangkul siswa melalui pendekatan personal ketika menghadapi potensi gesekan atau sikap eksklusif di lingkungan sekolah.
"Saya hanya bertanya kenapa kalian seperti ini begitu kan, siapa yang mengajarkan, padahal di sekolah tidak pernah ada yang mengajarkan hal-hal... ya saya pernah mendapatkan yang seperti itu," ujar Artalina.

Melalui obrolan dari hati ke hati serta penanaman sikap tepos seliro (tenggang rasa), pihak sekolah secara konsisten meluruskan pemahaman siswa agar tidak mudah menghakimi keyakinan atau latar belakang orang lain.
Pendekatan kekeluargaan ini dinilai berhasil menekan potensi perundungan serta meminimalisasi bibit-bibit intoleransi, sehingga iklim pergaulan antar-siswa menjadi jauh lebih sehat dan harmonis.
Pihak sekolah berharap, kebiasaan berdialog secara terbuka ini dapat membentuk mental remaja yang inklusif, menghormati perbedaan sosial, serta siap hidup berdampingan secara damai di tengah masyarakat majemuk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....