BPBD Jember Salurkan 442.500 Liter Air untuk Wilayah Terdampak Kekeringan

  • 29 Agt 2026 11:38 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember terus memasok kebutuhan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan.

Sejak 2 Juli hingga akhir Agustus 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember telah mendistribusikan sekitar 442.500 liter air kepada masyarakat.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan distribusi dilakukan berdasarkan hasil asesmen terhadap kebutuhan warga di sejumlah wilayah terdampak.

Air bersih disalurkan ke delapan kecamatan yang masuk dalam pemantauan BPBD, yakni Kecamatan Pakusari, Kalisat, Silo, Bangsalsari, Sumbersari, Patrang, Rambipuji, dan Jelbuk.

“Kami ada empat armada tangki. Masing-masing berasal dari BPBD Jember, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), PDAM, serta PMI,” ujarnya, saat on air Halo RRI, Jumat (28/8/2026).

Setiap armada, kata Edy, memiliki kapasitas sekitar 5.000 liter. Distribusi dilakukan secara berkala dengan frekuensi yang disesuaikan dengan jumlah warga terdampak di masing-masing lokasi.

“Ada yang dua hari sekali, ada yang tiga hari sekali, ada yang empat hari sekali. Tergantung daripada jumlah KK yang terdampak,” ujarnya.

BPBD mencatat terdapat sekitar 1.052 KK yang terdampak kekeringan di delapan kecamatan tersebut.

Meski distribusi terus dilakukan, Edy memastikan persediaan air bersih untuk penanganan darurat masih relatif aman. BPBD memiliki enam sumber mata air yang telah dijadikan rujukan untuk memenuhi kebutuhan distribusi air bersih.

Namun, kondisi kemarau yang masih berlangsung membuat bantuan tetap disiapkan. BPBD juga meminta masyarakat di wilayah terdampak segera melapor apabila mengalami kekurangan air agar dapat dilakukan asesmen dan penyaluran bantuan.

“Bagi yang betul-betul kekurangan, segera lapor melalui kepala desa, kepala kelurahan, telepon atau kirim WA ke kami, maka kami akan segera lakukan asesmen,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....