Hari Pramuka ke-65, Bupati Bondowoso Ajak Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
- 28 Agt 2026 21:02 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bondowoso mengikuti Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bondowoso di Alun-alun Ki Bagus Asra, Jumat, 28 Agustus 2026.
Upacara tersebut dihadiri Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito, serta sejumlah pejabat dan jajaran terkait lainnya.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Dalam amanatnya, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mengatakan, perjalanan Gerakan Pramuka selama 65 tahun menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter, disiplin, keterampilan, kepedulian, serta semangat cinta tanah air.
“Pramuka harus terus hadir menjawab tantangan zaman. Dunia berubah dengan cepat, teknologi berkembang luar biasa, dan tantangan generasi muda semakin kompleks. Karena itu, Pramuka tidak boleh berhenti bergerak dan tidak boleh kehilangan jati diri,” kata Abdul Hamid.
Menurutnya, tema Hari Pramuka ke-65 mengandung pesan kuat tentang pentingnya keterlibatan seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan swasembada pangan. Upaya tersebut, kata dia, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, petani, maupun pelaku usaha pertanian, tetapi juga seluruh masyarakat termasuk Gerakan Pramuka.
Melalui berbagai kegiatan kepramukaan, generasi muda dapat ditanamkan nilai kecintaan terhadap alam, kemandirian, ketahanan pangan, kerja keras, gotong royong, serta kemampuan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.
Bupati pun mengajak seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Bondowoso menjadikan lahan, pekarangan, sekolah, madrasah, pesantren, hingga lingkungan sekitar sebagai ruang belajar sekaligus ruang pengabdian.
“Kita dorong kegiatan Pramuka yang nyata, seperti berkebun, menanam tanaman pangan, memanfaatkan lahan produktif, mengenalkan pangan lokal, menjaga lingkungan, mengurangi pemborosan makanan, serta membangun keterampilan kewirausahaan di bidang pangan,” ujarnya.
Abdul Hamid menilai Bondowoso memiliki potensi pertanian dan sumber daya alam yang besar. Karena itu, ia berharap Gerakan Pramuka mampu mengambil peran dalam membangun generasi muda yang bangga terhadap sektor pertanian, menjaga kelestarian alam, mengonsumsi pangan lokal, serta memiliki kemandirian.
Ia juga mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak membuat generasi muda semakin jauh dari alam. Sebaliknya, perkembangan teknologi dan kreativitas harus dimanfaatkan untuk mendorong sektor pangan agar semakin maju dan menarik bagi generasi muda.
Dalam kesempatan itu, Abdul Hamid turut menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan pelatih Pramuka yang selama ini berperan dalam pendidikan karakter generasi muda.
Menurutnya, pembina merupakan ujung tombak dalam membentuk peserta didik agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, berkarakter, terampil, peduli, mandiri, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Ia menegaskan, cita-cita Indonesia Emas 2045 harus dipersiapkan sejak sekarang. Generasi muda, khususnya anggota Pramuka, diharapkan membekali diri dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, akhlak yang baik, jiwa kepemimpinan, semangat persatuan, dan keberanian menghadapi berbagai tantangan.
“Jadilah Pramuka yang Satya dan Darma dalam tindakan, bukan hanya dalam ucapan. Jadilah generasi yang berani bermimpi, berani berkarya, berani mencoba, dan berani mengambil peran,” tuturnya.
Rangkaian upacara juga diwarnai penampilan Tari Saman yang dibawakan siswa At Taqwa Bondowoso.
Selain itu, pada momentum peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada tim yang terlibat dalam evakuasi dua pendaki yang terjatuh di Gunung Piramid beberapa waktu lalu.
Penghargaan diberikan kepada sejumlah unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan, di antaranya Basarnas, Kecamatan Curahdami, Polres Bondowoso, Kodim 0822 Bondowoso, serta Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).
Melalui peringatan Hari Pramuka ke-65, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap Gerakan Pramuka terus bergerak, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam membangun generasi muda yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....