Delapan Karnaval Digelar Serentak, Lalu Lintas Lumajang Diatur

  • 25 Agt 2026 01:32 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang – Delapan titik karnaval rakyat akan digelar serentak di Kabupaten Lumajang pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Polres Lumajang menyiapkan pengaturan lalu lintas, terutama di tiga lokasi yang dilalui Jalur Nasional.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lumajang Ipda Suheri mengatakan pengaturan dan rekayasa arus akan diterapkan secara situasional saat rombongan karnaval melintas. Tiga lokasi yang menjadi perhatian utama berada di Desa Tukum, Labruk Lor, dan Jarit.

“Gelaran karnaval yang melintasi jalur nasional berada di Desa Tukum, Labruk Lor, dan Jarit. Sementara lokasi lainnya lebih berdampak pada mobilitas lokal masyarakat,” ujar Ipda Suheri, Senin, 24 Agustus 2026.

Delapan lokasi tersebut meliputi Desa Tukum, Kecamatan Tekung; kawasan Lumajang Kota; Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang; Desa Jarit, Kecamatan Candipuro; Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko; Desa Senduro, Kecamatan Senduro; Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit; serta Desa Sumberjo, Kecamatan Sukodono.

Di tiga lokasi yang melintasi Jalur Nasional, kendaraan tetap dapat melintas namun berpotensi mengalami perlambatan ketika rombongan karnaval bergerak. Khusus di wilayah Jarit, polisi mengimbau pengendara menggunakan Jalur Lintas Selatan sebagai jalur alternatif.

Sementara itu, karnaval di Desa Purwosono, Senduro, Gucialit, Sumberjo, dan kawasan Lumajang Kota diperkirakan lebih berdampak terhadap mobilitas warga di sekitar lokasi. Petugas akan melakukan pengaturan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Polres Lumajang mengimbau masyarakat yang hendak menonton agar memperhitungkan waktu perjalanan dan tidak memarkir kendaraan di badan jalan. Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas agar arus lalu lintas tetap bergerak selama kegiatan berlangsung.

Delapan karnaval tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lumajang. Selain menjadi hiburan masyarakat, kegiatan ini menjadi ruang bagi warga untuk menampilkan seni, budaya, dan kreativitas di lingkungan masing-masing.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....