Harga Ayam di Banyuwangi Tembus Rp36 Ribu perkilogram

  • 19 Agt 2026 01:29 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Harga daging ayam ras di Kabupaten Banyuwangi terus mengalami kenaikan. Dalam sebulan terakhir, harga di tingkat pedagang naik sekitar Rp14 ribu per kilogram, dari Rp22 ribu menjadi Rp36 ribu per kilogram.

Faturrohman, salah satu pedagang ayam di Banyuwangi, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi setelah aktivitas sekolah kembali berjalan. Saat masa libur sekolah pada Juli 2026, harga daging ayam ras masih berada di kisaran Rp22 ribu per kilogram.

“Setelah masuk sekolah, harganya naik terus-menerus. Sekarang sudah Rp36 ribu per kg,” kata Faturrohman, 18 Agustus 2026.

Harga tersebut masih berada di bawah rata-rata harga daging ayam ras di sejumlah pasar tradisional Banyuwangi yang tercatat dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Data tersebut menunjukkan harga daging ayam ras di Banyuwangi telah mencapai Rp38 ribu per kilogram, sementara rata-rata nasional berada di angka Rp40.207 per kilogram.

Menurut Faturrohman, kenaikan harga salah satunya dipengaruhi kembali berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meningkatnya kebutuhan daging ayam untuk memasok dapur MBG membuat permintaan meningkat dan turut mendorong harga.

Selain itu, sejumlah peternak ayam ras di Banyuwangi memilih menjual hasil produksinya ke Bali karena harga di wilayah tersebut lebih tinggi. Kondisi itu membuat pasokan ayam untuk pasar Banyuwangi ikut berkurang.

“Di Bali sudah lebih dari Rp40 ribu,” ujar Faturrohman.

Kenaikan harga juga mulai berdampak pada penjualan. Faturrohman yang melayani penjualan eceran sekaligus memasok sejumlah warung makan besar di Banyuwangi menyebut permintaan turun sekitar 25 persen.

“Sehari biasanya menjual sekitar 1,5 kuintal hingga 2 kuintal. Karena harganya mahal, permintaan turun sekitar 25 persen,” katanya.

Faturrohman mengatakan belum melihat tanda-tanda harga daging ayam ras akan kembali turun. Ia khawatir kenaikan terus berlanjut sehingga masyarakat memilih sumber protein lain yang harganya lebih terjangkau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....