ASN Banyuwangi Berbagi Lindungi 1.144 Pekerja Informal
- 17 Agt 2026 20:02 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Gerakan sosial ASN Banyuwangi Berbagi kembali menyalurkan bantuan perlindungan sosial bagi pekerja informal. Kali ini, program yang digelar rutin setiap bulan tersebut diwujudkan melalui pendaftaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi ribuan pekerja informal di Banyuwangi.
Penyerahan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kepada 10 perwakilan penerima saat upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Taman Blambangan, Senin, 17 Agustus 2026. Para penerima berasal dari kelompok pekerja informal, seperti nelayan, buruh tani, pedagang kecil, penjual sayur keliling, hingga tukang pijat.
Hingga saat ini, ASN Banyuwangi Berbagi telah mendaftarkan 1.144 pekerja informal dari target 5.000 peserta. Penerima merupakan warga yang masuk Desil 1 hingga Desil 3 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial.
Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan berupa jaminan pengobatan rawat jalan dan rawat inap, santunan kematian, serta perlindungan atas risiko kecelakaan kerja dan kecacatan akibat kerja.
Salah satu penerima, Supriyono (62), merupakan nelayan yang setiap hari menghadapi risiko saat bekerja di laut. Ia mengaku lebih tenang setelah mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Saya biasanya ikut mencari ikan sampai sekitar wilayah Alas Purwo sampai Bali. Ini pertama kalinya saya punya BPJS Ketenagakerjaan, Alhamdulillah kerja jadi lebih tenang,” ujar Supriyono.
Hal serupa disampaikan Istiqomah (59), penjual rujak yang berjualan dari rumah untuk memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan seorang anak. Ia mengaku terbantu karena tidak perlu menanggung sendiri biaya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Saya sangat senang dapat BPJS Ketenagakerjaan, Alhamdulillah gratis, kalau harus bayar sendiri terus terang cukup berat,” kata Istiqomah, Senin, 17 Agustus 2026.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan ASN Banyuwangi Berbagi telah berjalan secara konsisten sejak 2024. Gerakan tersebut mendorong ASN untuk berbagi dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu.
“Ini adalah gerakan rutin yang telah kita lakukan bersama-sama sejak 2024. Kami dorong ASN untuk terus melakukan aksi sosial, berbagi rezeki untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu,” kata Ipuk.
Selama berjalan, ASN Banyuwangi Berbagi telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan sosial. Di antaranya ribuan paket sembako yang dibeli dari warung rakyat, ratusan alat bantu mobilitas seperti kursi roda, serta perlengkapan sekolah bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Gerakan tersebut juga melibatkan berbagai pihak di luar ASN. Dukungan datang dari kepolisian, TNI, BUMN, BUMD, pelaku usaha, hingga organisasi profesi di Banyuwangi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....