Rumah Kontrakan di Genteng Terbakar, Penghuni Selamat
- 15 Agt 2026 06:48 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Sebuah rumah kontrakan di Dusun Pandam, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, terbakar Jumat, 14 Agustus 2026 malam. Kebakaran sempat membuat penghuni rumah bersama cucunya menyelamatkan diri sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah menerima laporan, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi langsung menuju lokasi dengan mengerahkan personel dan satu unit mobil pemadam dari Sektor Genteng.
Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto, mengatakan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.42 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Penyemprotan air difokuskan pada bagian utara bangunan untuk memutus penjalaran api, kemudian dilanjutkan ke bagian dalam rumah.
| Baca juga: Tiga Rumah di Wonosari Ludes Terbakar |
“Tim melakukan tindakan cepat dengan penyemprotan dari bagian utara untuk memutus rantai api agar tidak menjalar ke bagian lainnya, kemudian dilanjutkan ke bagian dalam rumah,” kata Salam, Sabtu 15 Agustus 2026.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.15 WIB. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan atau overhaul dengan menyisir seluruh bagian bangunan dan menyemprot titik-titik yang masih memiliki suhu tinggi untuk memastikan tidak ada bara maupun sumber panas yang dapat memicu kebakaran kembali.
Sebelum petugas tiba, Peni, 54 tahun, berada di dalam rumah bersama cucunya, Alzha, 6 tahun. Keduanya mengetahui kebakaran setelah api mencapai bagian atap dan kemudian keluar rumah sambil meminta pertolongan.
Teriakan tersebut didengar warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi. Warga melakukan upaya pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas Damkarmat tiba.
Salam mengatakan bangunan yang terbakar merupakan rumah kontrakan yang sebelumnya digunakan sebagai bengkel mobil. Bangunan tersebut kemudian terbagi menjadi dua bagian yang digunakan sebagai tempat tinggal, sementara salah satu bagian dalam kondisi kosong.
Berdasarkan informasi dan pemeriksaan awal di lokasi, bagian bangunan yang kosong diketahui kerap digunakan seseorang dengan gangguan jiwa untuk tidur di teras. Di teras tersebut terdapat sofa yang kemudian diduga menjadi titik awal kebakaran.
“Dari hasil informasi dan pemeriksaan awal di lokasi, bagian bangunan yang kosong diketahui sering digunakan seseorang dengan gangguan jiwa untuk tidur di teras. Di teras tersebut terdapat sofa yang diduga menjadi titik awal pembakaran,” ujar Salam.
Api kemudian diduga merambat dari sofa ke bagian atap sebelum menjalar ke bagian bangunan lainnya. Petugas masih melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan rangkaian kejadian dan dugaan penyebab kebakaran.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan bangunan dan sejumlah perabot rumah terbakar, termasuk uang tunai sekitar Rp3 juta, dengan total kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....