UNEJ Bahas Perkembangan AI dan Machine Learning dalam Konferensi Internasional
- 14 Agt 2026 16:58 WIB
- Jember
LRRI.CO.ID, Jember – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu topik utama dalam konferensi internasional yang digelar Universitas Jember atau UNEJ.
The 4th International Conference on Neural Networks and Machine Learning (ICONNSMAL) 2026 berlangsung pada 11 hingga 12 Agustus 2026 di Gedung Kewirausahaan UNEJ.
Forum tersebut mempertemukan peneliti, dosen, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.
Konferensi menghadirkan delapan pembicara dari Indonesia, India, Malaysia, dan Australia untuk membahas perkembangan neural network, machine learning, hingga penerapan AI dalam berbagai bidang kehidupan.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kelompok Riset Combinatorics, Graph Theory and Network Topology (CGANT) Universitas Jember, yang saat ini juga berstatus sebagai Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI-PT).
CGANT dikenal sebagai wahana pertemuan ilmiah rutin bagi para peneliti, khususnya di bidang teori graf dan topologi jaringan yang menjadi salah satu dasar pengembangan ilmu komputer dan kecerdasan buatan.
ICONNSMAL merupakan agenda tahunan CGANT yang pada tahun ini memasuki penyelenggaraan keempat, dengan fokus tema yang meluas ke ranah neural network dan machine learning.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jember, Prof. Drs. Slamin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi ini sebagai bagian dari komitmen UNEJ memperkuat posisi di kancah riset internasional.
“ICONNSMAL ini adalah acara rutin dari tim CGANT yang berdiri dari tahun 2015 yang luar biasa perkembangannya sampai saat ini, sehingga menjadi pusat unggulan yang juga direkognisi oleh kementerian Dikti dan Saintek,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).
Sementara itu, Ketua Panitia ICONNSMAL 2026, Ika Hesti Agustin berharap konferensi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta, baik dari sisi keilmuan maupun jejaring akademik.
“Saya berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan, mendiskusikan berbagai tantangan, serta mengeksplorasi pendekatan dan aplikasi baru yang berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujarnya.
Ketua Tim Riset CGANT UNEJ, Prof. Dafik, mengatakan ICONNSMAL berangkat dari kajian mengenai jaringan saraf atau neural network yang menjadi salah satu dasar pengembangan machine learning dan AI.
| Baca juga: MCP, Bekal Mahasiswa Menembus Dunia Kerja |
Menurutnya, perkembangan teknologi tersebut kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, termasuk melalui berbagai platform berbasis percakapan seperti ChatGPT dan Gemini.
Sementara itu, salah satu pemateri dari Data Science Center Universitas Indonesia, Prof. Alhadi Bustamam, menyoroti pentingnya data science dalam perkembangan AI.
Menurutnya, AI sangat bergantung pada kemampuan mengolah data dan menemukan pola dari data tersebut.
Salah satu penerapannya dapat ditemukan di bidang kesehatan, mulai dari deteksi dini penyakit hingga pengembangan obat melalui bioinformatika.
"Kami di Data Science Center UI berupaya menjembatani riset akademik dengan implementasi nyata, agar hasil penelitian tidak berhenti di jurnal ilmiah, tetapi benar-benar bisa diterapkan dan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Melalui ICONNSMAL 2026, UNEJ mendorong penguatan jejaring penelitian sekaligus pengembangan inovasi di bidang AI agar hasil riset dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....