Pelajar Banyuwangi Diajak Menabung Lewat Pawai Lampion
- 14 Agt 2026 01:27 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Ribuan pelajar di Banyuwangi diajak membangun kebiasaan menabung sejak dini melalui Pawai Lampion yang digelar untuk memperingati Hari Indonesia Menabung. Kegiatan yang berlangsung Kamis, 13 Agustus 2026, itu menggabungkan edukasi literasi keuangan dengan parade budaya Banyuwangi.
Pawai lampion diikuti ribuan anggota gugus pramuka tingkat SD hingga SMA se-Banyuwangi. Ratusan lampion dengan berbagai bentuk dan warna dibawa menyusuri jalan perkotaan, sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan memperingati Hari Pramuka ke-65.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pemkab Banyuwangi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember dalam rangka Puncak Hari Indonesia Menabung wilayah Sekarkijang. Peserta menampilkan beragam kearifan lokal Banyuwangi, mulai dari wayang, Barong Osing, Gandrung, Angklung Caruk, Petik Laut, Kebo-keboan, hingga Puter Kayun.
| Baca juga: Banyuwangi Jadi Lokasi Pelincuran NADI JKN |
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, konsep pawai tahun ini tidak hanya menonjolkan budaya, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya mengelola keuangan. Salah satunya melalui kebiasaan menabung yang ditanamkan kepada pelajar sejak usia dini.
“Terima kasih OJK Jember yang sudah berkolaborasi. Mudah-mudahan semakin banyak anak-anak kita yang meningkat literasinya terkait keuangan,” ujar Ipuk, Kamis 13 Agsustus 2026.
Menurut Ipuk, kebiasaan menabung dapat membantu keluarga mempersiapkan kebutuhan di masa mendatang, termasuk menghadapi kondisi tidak terduga. Masyarakat juga diminta semakin cermat menggunakan layanan keuangan digital dan mewaspadai pinjaman maupun investasi ilegal.
“Malem ini lampion telah menerangi Banyuwangi. Saya berharap ketika lampion padam, cahayanya tetap tinggal dalam diri kita, menjadi cahaya literasi keuangan dan kebiasaan menabung,” kata Ipuk.
Sementara itu, Kepala OJK Jember Aris Budiman mengatakan Banyuwangi dipilih sebagai lokasi puncak Hari Indonesia Menabung wilayah Sekarkijang karena dinilai menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong percepatan akses dan literasi keuangan masyarakat.
Ia menyebut, edukasi menabung terus didorong melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Program tersebut diharapkan membentuk kebiasaan mengelola uang sekaligus menumbuhkan sikap sabar dan bertanggung jawab pada anak.
“Lampion merupakan simbol cahaya dan harapan masa depan kita semua. Demikian pula halnya dengan kebiasaan menabung,” ujar Aris.
Gemerlap lampion kemudian menyusuri jalanan perkotaan Banyuwangi dan menjadi tontonan bagi masyarakat. Atraksi seni yang ditampilkan sepanjang rute turut memperkuat pesan bahwa edukasi keuangan dapat dikemas melalui kegiatan budaya yang dekat dengan pelajar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....