Banyuwangi Gandeng ITS Kembangkan Potensi Maritim

  • 11 Agt 2026 18:59 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan PW IKA ITS Jawa Timur untuk memperkuat pemanfaatan teknologi di sektor maritim dan perikanan. Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus nilai tambah hasil perikanan masyarakat.

Kesepakatan tersebut ditandatangani di Surabaya, Selasa 11 Agustus 2026, bersama Kabupaten Nganjuk, Lamongan, dan Kota Pasuruan. Kerja sama mencakup penguatan ketahanan pangan, sektor perikanan, serta optimalisasi potensi maritim melalui pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan kolaborasi dengan ITS relevan dengan kondisi Banyuwangi yang memiliki garis pantai sepanjang 175,8 kilometer dan potensi perikanan yang besar. Penguatan teknologi dinilai diperlukan karena sebagian nelayan masih mengandalkan pola tradisional dalam aktivitasnya.

“Bagi Banyuwangi, ini menjadi nilai tambah untuk menggandeng ITS, terutama dalam pengembangan sektor perikanan,” ujar Ipuk, Selasa 11 Agustus 2026.

Menurut Ipuk, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penelitian. Teknologi dan hasil riset dari perguruan tinggi perlu diterapkan melalui pendampingan, pengolahan, hingga hilirisasi agar produk perikanan masyarakat memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Mudah-mudahan kerja sama ini berdampak pada peningkatan produk perikanan. Tidak hanya perikanan, sektor pertanian dan pengembangan sumber daya manusia juga bisa dikolaborasikan,” kata Bupati Ipuk.

Wakil Rektor II ITS Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sarana Prasarana, Dr. Ir. Machsus, mengatakan penguatan teknologi diperlukan untuk mengoptimalkan potensi kelautan Indonesia. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran dalam mendorong pemanfaatan sumber daya maritim agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Indonesia merupakan negara kepulauan. Sumber daya kelautan yang ada di dalamnya itulah yang perlu kita eksplorasi untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran bangsa ini,” ujar Machsus.

Ketua Umum PW IKA ITS Jawa Timur Eri Cahyadi mengatakan perguruan tinggi dan jaringan alumninya perlu memberikan solusi teknologi yang dapat langsung dimanfaatkan daerah. Salah satu contoh yang dapat dikembangkan yakni teknologi pengeringan ikan dan penerangan untuk membantu nelayan meningkatkan hasil tangkapan.

“IKA ITS harus hadir memberikan pendampingan dan memanfaatkan keunggulan teknologi untuk membantu wilayah-wilayah di Jawa Timur,” kata Eri.

Selain sektor perikanan, kerja sama tersebut juga membuka peluang kolaborasi dalam penguatan ketahanan pangan dan pengembangan sumber daya manusia. Pemkab Banyuwangi berharap kerja sama dengan ITS dapat menghasilkan inovasi yang aplikatif dan berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

Kesepakatan tersebut juga dirangkaikan dengan forum strategis nasional yang menghadirkan sejumlah pemateri dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, PT Agrinas Jaladri Nasional (Persero), serta akademisi ITS.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....