UKMPK Tegalboto Gaet Generasi Muda lewat Desain dan Editing Jurnalistik
- 05 Agt 2026 20:31 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Tampilan visual, keindahan elemen grafis, dan kepiawaian proses penyuntingan (editing) kini menjadi salah satu pilar utama dalam menyajikan informasi jurnalistik modern. Melalui siaran program Jaga Malam: NGUMPUL (Ngobrol dan Update Komunitas Lokal) di RRI Pro 2 Jember yang dipandu oleh host Devi Wulandari pada Rabu 30 Juli 2026, dua perwakilan dari Desk Media Sosial UKMPK Tegalboto Universitas Jember, Talitha Eudora N.W dan Amalia Ramadani H.S membagikan pengalaman mereka mengenai pentingnya identitas visual dalam dunia pers mahasiswa.
Di era digital saat ini, konten jurnalistik tidak lagi terbatas pada teks berita tertulis semata. Desain grafis dan penyuntingan visual berperan sebagai citra utama atau face-off yang membangun daya tarik sebuah media di mata publik. Untuk mencapai hal tersebut, tim Desk Media Sosial menyusun panduan desain visual atau grand design secara konsisten sebelum memasuki periode kepengurusan. Langkah ini mencakup penentuan color palette khas dengan dominasi warna merah dan aksen kuning, pengaturan tata letak foto, hingga pemilihan tipe huruf (typography). Penggunaan tata letak yang estetis dan rapi mempermudah audiens generasi muda (Gen Z) untuk tertarik membaca serta menyerap informasi jurnalistik yang disampaikan.
"Desain dan editing tuh pasti akan selalu dibutuhkan dan enggak akan kemakan sama zaman. Kita bakal terus membutuhkan skill itu enggak cuma di jurnalistik aja, tapi juga buat membranding diri kita sendiri," ujar Talitha Eudora N.W.
Dalam menjalankan operasionalnya, tim Desk Media Sosial UKMPK Tegal Boto mengelola berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, X, YouTube, Spotify, hingga LinkedIn. Mereka juga mengusung beberapa program kerja kreatif, seperti Gremas (Grebek Mahasiswa) yang berfokus pada wawancara langsung seputar isu-isu hangat di kampus, serta Edube (Edukasi TB) yang menyajikan konten edukasi visual seputar dunia jurnalistik. Selain itu, terdapat pula program Gerus (Grebek Pengurus) sebagai sarana hiburan internal yang bertujuan untuk meningkatkan keterikatan (engagement) di media sosial.
"Lewat program kayak Gremas, aku berharap mahasiswa UNEJ jadi tahu kalau dalam menanggapi suatu isu terdapat banyak sekali pendapat yang beragam dari teman-teman lainnya," kata Amalia Ramadani H.S menimpali.
Meskipun harus menghadapi tantangan berupa kecepatan menyajikan berita terkini dengan tenggat waktu yang ketat, tim tetap menerapkan strategi pengolahan konten yang relevan. Penggunaan tagar yang selaras, optimasi fitur Insta Story, serta penyesuaian gaya bahasa dari formal di Instagram/X hingga yang lebih santai dan mengikuti tren di TikTok menjadi kunci utama dalam memelihara keterikatan audiens sekaligus menjaga nilai-nilai jurnalistik di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....