BPBD Lumajang Siaga Karhutla Bromo Merembet ke Argopuro dan Ranupani
- 05 Agt 2026 09:48 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Lumajang- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang meningkatkan kesiapsiagaan menyusul kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Lokasi kebakaran yang berada di wilayah Probolinggo berbatasan langsung dengan Lumajang sehingga berpotensi merembet.
Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel untuk mengantisipasi meluasnya api ke wilayah Lumajang, khususnya kawasan Argopuro dan Ranupani.
"Begitu meluas menuju area Argopuro atau Ranupani langsung bergerak. Kami selalu monitoring," kata Isnugroho saat dikonfirmasi RRI, Rabu 5 Agustus 2026.
Saat ini BPBD Lumajang bersama jajaran terkait terus melakukan pemantauan di lapangan. Jika api meluas hingga Argopuro dan Ranupani, tim BPBD Lumajang akan segera dikerahkan ke lokasi.
Upaya penanganan kebakaran juga berdampak pada akses wisata. Balai Besar TNBTS menutup sebagian pintu masuk kawasan Gunung Bromo untuk memperlancar proses pemadaman dan menjamin keselamatan pengunjung.
Penutupan diberlakukan di pintu masuk dari Lumajang melalui Senduro dan dari Malang melalui Cemplang Coban Trisula. Kebijakan itu disampaikan Isnugroho saat berada di Blok Bantengan TNBTS, Minggu 3 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB.
"Untuk kelancaran upaya pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung, maka kunjungan wisata Bromo melalui pintu masuk Cemplang Coban Trisula Malang dan Senduro Lumajang ditutup," ujarnya
Penutupan mulai berlaku sejak Senin 3 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB dan akan berlangsung hingga waktu yang belum dapat ditentukan.
Meski dua pintu utama ditutup, wisatawan masih dapat memasuki kawasan Bromo melalui Cemoro Lawang di Probolinggo dan Wonokitri di Pasuruan. Namun akses dibatasi ketat.
"Pengunjung hanya diperkenankan berada di area Lautan Pasir dan tidak diperkenankan berkunjung ke area Savana," tegas Isnugroho.
Ia mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pelaku jasa wisata untuk ikut menjaga kawasan TNBTS dari kebakaran.
"Kami menghimbau agar lebih berhati-hati dalam penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari TNBTS, BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih berupaya memadamkan api di titik-titik terdampak kebakaran di kawasan Bromo Tengger Semeru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....