Aparat Gabungan Mulai Cari Sepasang Survivor Hilang
- 04 Agt 2026 11:45 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Aparat gabungan memulai pencarian terhadap dua pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Selasa, 4 Agustus 2026. Pencarian dilakukan setelah Polsek Curahdami menerima laporan masyarakat mengenai hilangnya dua pendaki yang sebelumnya diketahui meninggalkan sepeda motor di permukiman warga.
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, informasi awal bermula pada Minggu sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, sepasang laki-laki dan perempuan menitipkan sepeda motor kepada warga Dusun Tegal Tengah, Kelurahan Curahdami, sebelum diduga menuju jalur pendakian Gunung Piramid.
"Pada hari Minggu sekitar pukul tujuh pagi, kami menerima informasi adanya pasangan laki-laki dan perempuan yang menitipkan kendaraan sepeda motornya kepada warga di Dusun Tegal Tengah, Kelurahan Curahdami," ujar Aryo.
Laporan resmi mengenai dugaan pendaki hilang baru diterima Polsek Curahdami pada Senin sekitar pukul 17.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang dititipkan warga.
Dari hasil pemeriksaan, polisi mengidentifikasi bahwa sepeda motor tersebut merupakan milik seorang pria bernama Irfan Nasrul Laili yang dipinjam dari rekannya. Identitas sementara menunjukkan satu pendaki berasal dari Kabupaten Bondowoso, sedangkan pendaki perempuan diketahui merupakan warga Surabaya.
"Berbekal laporan masyarakat itu, kami langsung melakukan pengecekan terhadap kendaraan bermotor yang dititipkan. Dari situ kami memperoleh identitas kedua pendaki yang diduga hilang," kata Aryo.
Pada Selasa, Polres Bondowoso bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Koramil, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Basarnas menggelar operasi pencarian di kawasan Gunung Piramid.
Kapolres juga mengungkapkan, sebelum laporan resmi diterima, terdapat informasi dari petugas Puskesmas yang sempat berpapasan dengan kedua pendaki pada Minggu pagi saat mereka mengarah ke jalur pendakian. Namun, informasi tersebut belum cukup menjadi dasar tindakan karena belum ada laporan kehilangan dari masyarakat.
"Petugas Puskesmas sempat melihat kedua pendaki menuju jalur pendakian. Namun saat itu baru sebatas informasi, sedangkan laporan resmi baru kami terima pada Senin sore," jelasnya.
Aryo mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pendakian melalui jalur yang tidak resmi. Berdasarkan informasi dari pihak Kecamatan Curahdami, jalur menuju Gunung Piramid yang digunakan kedua pendaki bukan merupakan jalur pendakian yang diizinkan.
"Pihak kecamatan sudah berulang kali memberikan imbauan dan larangan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan jalur tersebut karena bukan jalur pendakian resmi," tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....