ASDP Berlakukan Sterilisasi Penuh di Pelabuhan Ketapang
- 04 Agt 2026 11:10 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan memberlakukan sterilisasi penuh di enam pelabuhan utama nasional mulai 5 Agustus 2026. Salah satu pelabuhan yang menerapkan kebijakan tersebut adalah Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan, keamanan, dan ketertiban layanan penyeberangan.
Penerapan sterilisasi juga dilakukan di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Gilimanuk, Kayangan, dan Lembar. Kebijakan ini meruapakan fase implementasi penuh setelah melalui tahapan sosialisasi dan uji coba di masing-masing pelabuhan.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan sterilisasi pelabuhan merupakan bagian dari transformasi layanan yang menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.
"Mulai 5 Agustus, kita memasuki fase implementasi penuh sterilisasi di enam pelabuhan utama. Ini bukan sekadar perubahan tata kelola kawasan pelabuhan, tetapi juga perubahan budaya operasional yang menempatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kedisiplinan sebagai prioritas utama," ujar Heru, Senin 3 Agustus 2026.
Menjelang penerapan kebijakan tersebut, ASDP bersama para pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari sosialisasi kepada pengguna jasa dan pelaku usaha, pemasangan rambu, optimalisasi One Gate System (OGS), pendataan berbasis Face Recognition, hingga penguatan sistem pengawasan dan patroli gabungan.
Khusus di lintasan Ketapang–Gilimanuk, fokus penataan diarahkan pada peningkatan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan di kawasan operasional. ASDP juga memperkuat sosialisasi kepada perusahaan pelayaran, mewajibkan penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja di area terbatas, serta meningkatkan patroli gabungan untuk memastikan kawasan pelabuhan tetap steril dan tertib.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, menilai keberhasilan implementasi sterilisasi tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam operasional pelabuhan.
"Sterilisasi menjadi langkah bersama dalam membangun layanan penyeberangan yang semakin profesional dan berorientasi pada keselamatan," kata Windy.
ASDP berharap penerapan sterilisasi di Pelabuhan Ketapang dan lima pelabuhan utama lainnya menjadi tonggak modernisasi layanan penyeberangan nasional, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi penyeberangan yang lebih aman, tertib, dan berstandar internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....