Tajemtra 2026 Digelar 5 September, Targetkan 15 Ribu Peserta
- 03 Agt 2026 01:59 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Jadwal pelaksanaan Gerak Jalan Jember–Tanggul (Tajemtra) Tradisional 2026 diundur dari jadwal semula, yaitu 29 Agustus menjadi 5 September 2026.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporabud) Jember, Bobby Arie Sandy, mengatakan perubahan jadwal dilakukan karena adanya sejumlah pertimbangan teknis.
Konsep Tajemtra tahun ini akan dibuat berbeda dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Salah satunya melibatkan marching band dari berbagai sekolah.
“Marching band akan hadir mulai dari titik start hingga finish. Penempatannya akan diatur secara bergantian untuk menyambut rombongan VIP dan tampil menjelang garis finish di Alun-Alun Jember,” ujarnya, saat on air Halo RRI, Senin (3/8/2026).
Menurut Bobby, gerak jalan sejauh sekitar 31 kilometer tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi masyarakat, tetapi juga wadah untuk menunjukkan prestasi.
Panitia menyiapkan total hadiah senilai Rp200 juta, yang terdiri dari Rp100 juta untuk doorprize dengan hadiah utama sepeda motor, serta Rp100 juta untuk hadiah pembinaan bagi pemenang kategori perorangan maupun regu putra dan putri.
Adapun pendaftaran peserta dibuka mulai 1 Agustus hingga 2 September 2026. Selain melalui sistem daring, masyarakat juga dapat mendaftar secara langsung di sejumlah titik layanan.
Di antaranya Kantor Disporabud Jember di Jember Sport Garden (JSG), GOR PKPSO Kaliwates, serta kantor kecamatan Rambipuji, Kaliwates, Mayang, Tanggul, dan Wuluhan.
“Di lokasi tersebut tersedia operator yang akan membantu proses pendaftaran ke sistem online kami,” katanya.
Bobby menargetkan sebanyak 15 ribu peserta mengikuti Tajemtra tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dibanding penyelenggaraan tahun lalu yang diikuti sekitar 11 ribu peserta.
“Kalau untuk rute Tajemtra, masih tetap sama seperti tahun sebelumnya, yakni dimulai dari Alun-Alun Tanggul dan berakhir di Alun-Alun Jember,” ujarnya.
Bobby mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan tertib, mengutamakan keselamatan, serta tetap menjalankan ibadah selama perjalanan.
Menurutnya, di sepanjang rute tersedia sejumlah masjid yang dapat dimanfaatkan peserta untuk beristirahat maupun melaksanakan salat sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....