Puluhan Grup Drumband Tampil Estafet, Warnai Tajemtra 2026
- 04 Sep 2026 16:18 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Kegiatan gerak jalan Tajemtra 2026 digelar berbeda dari sebelumnya. Sebanyak 29 grup drumband akan tampil secara estafet sepanjang rute Tajemtra, dari Tanggul hingga Jember.
Penampilan drumband tidak dipusatkan di satu lokasi. Setiap grup akan mengisi bagian rute tertentu untuk mengiringi perjalanan peserta, kemudian dilanjutkan oleh grup berikutnya.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, mengatakan pembagian itu dilakukan agar penampilan drumband dapat dinikmati peserta maupun masyarakat di sepanjang jalur Tajemtra.
“Setiap kilo nanti akan kita siapkan tim drumband yang berjalan secara estafet. Misalkan satu kilometer pertama berjalan, kemudian akan disambut tim drumband kedua di kilometer kedua, terus sampai finish,” ujarnya, saat on air Halo RRI.
Untuk memperkuat konsep estafet tersebut, penyelenggara juga menyiapkan simbol yang akan diserahkan dari satu grup kepada grup berikutnya.
Dengan konsep tersebut, 29 grup drumband akan menjadi bagian dari rangkaian perjalanan Tajemtra, bukan hanya sebagai pertunjukan tambahan di titik start maupun finish.
“Sebagian besar grup drumband yang terlibat berasal dari satuan pendidikan, baik di bawah Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama,” katanya, Jumat (4/9/2026).
Rangkaian penampilan kemudian akan ditutup oleh korsik Pemerintah Kabupaten Jember dari Satpol PP. Korsik tersebut dijadwalkan bergerak dari kawasan kantor PTSP Kaliwates hingga Alun-Alun Jember.
Selain menyiapkan hiburan di sepanjang perjalanan, panitia juga memperkirakan peserta mulai memasuki garis finish pada malam hari.
Regar mengatakan Tajemtra 2026 dijadwalkan dimulai pukul 13.30 WIB dari Alun-Alun Tanggul. Dengan jarak tempuh yang harus dilalui peserta, panitia memperkirakan sebagian peserta sudah tiba di garis finish pukul 22.00 WIB.
“Nah, estimasi kami nanti sebelum jam 10 malam atau jam 9 itu sudah peserta sudah masuk, sudah di finish dan kita akan siapkan hiburan ya, panggung rakyat atau pesta rakyat di alun-alun,” ujar Regar.
Sementara itu, untuk keseluruhan peserta gerak jalan rakyat, penyelesaian kegiatan diperkirakan berlangsung hingga tengah malam.
“Tengah malam insyaallah sudah selesai. Kita akan siapkan hiburan ya, panggung rakyat atau pesta rakyat di alun-alun,” katanya.
Regar mengatakan, konsep baru tersebut diharapkan membuat Tajemtra 2026 berlangsung lebih meriah sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan.
“Ini sesuatu yang berbeda dari Tajemtra-Tajemtra sebelumnya. Insyaallah akan lebih meriah,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....